bisnis

Arab Saudi umumkan rencana transformasi ekonomi pada 25 April

Wakil Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman bilang negaranya tidak mencemaskan rendahnya harga minyak.

17 April 2016 23:14

Arab Saudi pada 25 April atau Senin pekan depan bakal mengumumkan sebuah rencana komperehensif untuk menghadapi sebuah era tidak terlalu mengandalkan pendapatan dari minyak.

"Visi Kerajaan Arab Saudi akan mencakup program pembangunan, ekonomi, sosial, dan sektor lainnya," kata Wakil Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman dalam wawancara khusus dengan Bloomberg Kamis pekan lalu dan dilansir Sabtu malam.

Dia menambahkan salah satu bagian dari rencana itu adalah NTP (Program Transformasi Nasional), akan diluncurkan 45 hari setelah Visi Arab Saudi diumumkan.   

NTP itu termasuk penjualan aset, peningkatan pajak, penghematan belanja negara, perubahan cara menangani cadangan devisa, efisiensi, dan memberikan peran lebih besar bagi sektor swasta.

Pangeran Muhammad bin Salman sebelumnya mengumumkan negaranya akan membentuk dana investasi sebesar US$ 2 triliun untuk menghadapi masa setelah minyak habis. Anggaran ini bakal dipakai buat meningkatkan investasi asing menjadi 50 persen paling lambat 2020 dari lima persen saat ini, menurut Bloomberg.

Sebagai bagian dari strategi baru itu, dia menjelaskan Arab Saudi bakal menjual lima persen dari saham Saudi Aramco. Perusahaan minyak negara ini adalah yang terbesar di dunia dalam hal kapitaliasi pasar.

Sebelumnya, Pangeran Muhammad bin Salman juga bilang kepada Bloomberg, negaranya tidak mencemaskan rendahnya harga minyak mentah global, terjadi sejak pertengahan 2014.

"Ini bukan pertarungan saya (Arab Saudi). Ini adalah pertarungan bagi pihak-pihak menderita akibat merosotnya harga minyak," ujar Kepala Dewan Kebijakan Pembangunan dan Ekonomi Arab Saudi itu. "Kami memiliki program sendiri tidak memerlukan harga minyak tinggi."

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Saudi bulan ini akan gelontorkan bantuan uang tunai sebesar Rp 7,2 triliun bagi 10,4 juta warganya

Rata-rata tiap keluarga memperoleh Rp 4 juta saban bulan. Program ini dimulai sejak Desember 2017 setelah Saudi melakukan liberalisasi ekonomi.

Kantor pusat Quadream berada di lantai 19 dari gedung berlokasi di Ramat Gan, Ibu Kota Tel Aviv, Israel. (Rakoon/Haaretz)

Bin Salman berlangganan dua aplikasi penyadap telepon seluler dari Israel

Aplikasi Reign bikinan perusahaan Quadream ini juga sudah dipakai oleh sebuah lembaga resmi di Indonesia.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Bin Salman jamin tidak akan pernah berlakukan pajak penghasilan bagi warga Saudi

Baru empat dari negara Arab Teluk menerapkan VAT, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Oman. 

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 





comments powered by Disqus