bisnis

Pekerja minyak Kuwait akhiri mogok massal

"Kami percaya kepada emir...akan melindungi hak-hak pekerja minyak," kata serikat pekerja.

20 April 2016 16:11

Ribuan pekerja minyak dan gas Kuwait hari ini memutuskan menghentikan mogok kerja setelah berlangsung selama tiga hari. Keputusan ini keluar setelah pelaksana tugas Menteri Perminyakan Kuwait Anas as-Saleh semalam menyerukan kepada seluruh buruh untuk kembali bekerja dan mulai berunding dengan pemerintah.

"Karena menghormati emir dan setia kepada dia...kami memutuskan buat mengakhiri mogok massal," kata serikat pekerja minyak dan gas Kuwait lewat pernyataan tertulis, seperti dilansir kantor berita resmi Kuwait News Agency. Mereka bilang bakal kembali bekerja hari ini mulai pukul 04.00 GMT atau sebelas waktu Jakarta.

"Kami percaya kepada emir...akan melindungi hak-hak pekerja minyak." Keterangan tertulis ini diunggah ke akun resmi Twitter serikat pekerja minyak dan gas Kuwait.

Keputusan mengejutkan itu muncul beberapa jam setelah pimpinan serikat buruh menggelar jumpa pers. Mereka menegaskan mogok massal akan terus berlanjut hingga semua tuntutan dipenuhi, termasuk membatalkan rencana perubahan skema penggajian dan insentif.

Mogok dimulai Ahad pekan lalu itu mengakibatkan produksi minyak Kuwait anjlok ke angka 1,5 juta barel sehari, dari sebelumnya tiga juta barel. Hasil kilang juga melorot dari 930 ribu barel tiap hari menjadi 520 ribu barel. Hal ini sempat memicu kenaikan harga emas hitam itu.

Menteri Perminyakan Kuwait Bakhit arRasyidi. (Supplied)

Menteri perminyakan Kuwait mundur

Dalam 20 tahun terakhir, Kuwait sudah memiliki 15 menteri perminyakan.

Ladang minyak di Kuwait. (kpc.com.kw)

Kuwait hentikan ekspor minyak ke Amerika

Kuwait telah menggeser ekspor minyaknya ke negara-negara Asia, saat ini mencapai 80 persen dari total volume ekspor minyak Kuwait.

Fasilitas milik Kuwait Petroleum Corporation. (Arabian Business)

Kuwait Petroleum akan gelontorkan US$ 500 miliar untuk naikkan kapasitas produksi

Produksi minyak mentah Kuwait saat ini sekitar 3,15 juta barel sehari.

Kilang milik Kuwait National Petroleum Company di kawasan industri Syuaiba, 50 kilometer sebelah selatan Ibu Kota Kuwait City. (KNPC)

KNPC berencana gelontorkan US$ 11,6 miliar dalam lima tahun

KNPC bakal menutup kilang tua Syuaiba berkapasitas 200 ribu barel sehari.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Produksi minyak Saudi kembali normal akhir bulan ini

Pangeran Abdul Aziz mengatakan produksi minyak rata-rata Saudi pada bulan ini dan bulan depan sebesar 9,89 juta barel tiap hari.

18 September 2019

TERSOHOR