bisnis

JPMorgan jadi penasihat urusan IPO Saudi Aramco

Lima persen saham Aramco bakal dilepas tahun depan atau 2017.

22 April 2016 03:08

JPMorgan Chase & Co dan Michael Klein, mantan bankir investasi Citigroup, telah dipilih menjadi penasihat urusan IPO (penjualan saham perdana) bakal dilakoni perusahaan minyak dan gas negara Saudi Aramco, seperti dilansir Bloomberg.

JPMorgan adalah perusahaan multinasional bergerak di bidang layanan perbankan dan keuangan. Perusahaan berkantor pusat di Kota New York, Amerika Serikat, ini dibentuk 16 tahun lalu.

Wakil Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman awal bulan ini mengumumkan lima persen saham Aramco bakal dilepas tahun depan atau 2017.

IPO Aramco itu merupakan bagian dari NTP (Rencana Transformasi Nasional) meliputi privatisasi perusahaan-perusahaan negara, pencabutan subsidi, penghematan anggaran belanja, dan peningkatan pajak.

NTP menjadi bagian dari Visi Arab Saudi akan diumumkan Senin pekan depan.

Fasilitas milik Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

IPO Aramco hanya akan lepas dua persen saham

Diperkirakan bisa meraup dana Rp 567,5 triliun.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Saudi paksa keluarga supertajir beli saham Aramco saat IPO

Pangeran Al-Walid bin Talal termasuk yang ditekan untuk membeli saham Aramco.

CEO Saudi Aramco Amin Nasir (tengah dan berkemeja batik biru) berpose bareng Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik usai pertemuan di Jakarta, 7 Juli 2017. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Arab Saudi rugi Rp 28 triliun karena Aramco diserang

Insiden itu mengakibatkan produksi minyak 5,7 juta barel sehari terhenti. An

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco secara resmi umumkan rencana IPO bulan depan

Sejumlah sumber memperkirakan pengumuman itu keluar pada 20 Oktober.





comments powered by Disqus