bisnis

Pangeran Al-Walid bin Talal bakal berinvestasi di Indonesia

Dia dijadwalkan tiba di Jakarta pada 20 atau 22 Mei.

22 April 2016 21:00

Pangeran Al-Walid bin Talal, orang Arab paling tajir di dunia, berencana menanamkan modal di Indonesia saat berkunjung ke Jakarta bvulan depan.

Jadwal kunjungannya tertunda sebulan lantaran disesuaikan dengan kesediaan waktu Presiden Joko Widodo menerima dirinya. Lelaki berharta US$ 28 miliar dan menempati peringkat ke-32 dalam daftar orang terkaya versi majalah Forbes tahun lalu, ini tadinya direncanakan tiba di Indonesia 20 April. Tapi Presiden Joko Widodo tengah melawat ke Eropa.

"Insya Allah bulan depan, tanggal 20 atau 22 Mei, Pangeran Al-Walid bin Talal akan berkunjung ke Indonesia," kata Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, saat rapat kemarin dengan Komisi VIII Urusan Agama Dewan Perwakilan di gedung parlemen. "Dia akan berinvestasi di Indonesia."

Namun Agus tidak menjelaskan berapa dana investasi bakal digelontorkan Pangeran Al-Walid dan di sektor mana saja. Kepastian lawatan keponakan dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz itu diperoleh saat Agus bertemu sang pangeran.

Pemilik konglomerasi Kingdom Holding Company itu memiliki banyak investasi di sektor properti, hiburan, dan media sosial. Lelaki 60 tahun ini menggegerkan dunia saat Ramadan tahun lalu bersumpah menyumbangkan seluruh kekayaannya buat peradaban dan kemanusiaan.

Konglomerat asal Arab Saudi Pangeran Al-Walid bin Talal. (Arab News)

Pangeran Al-Walid cari pinjaman sebesar Rp 13 triliun

Konglomerat ritel fesyen, Fawaz Abdul Aziz al-Hokair - dibebaskan bareng Pangeran Al-Walid - juga mencari pinjaman senilai Rp 29,3 triliun.

Pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi. (Gulf Business)

Pangeran Al-Walid jual sahamnya di Hotel Four Seasons Damaskus

Pangeran Al-Walid menjual sahamnya di Hotel Fur Seasons Beirut senilai Rp 1,4-1,6 triliun.

Pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal di ruang kerjanya di gedung Kingdom Tower, Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Pangeran Al-Walid kembali bekerja setelah dibebaskan dari tahanan

Tidak diketahui berapa harga dibayar Pangeran Al-Walid untuk menebus kebebasannya.

Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi. (Arab News)

Direktur keuangan di perusahaan milik Pangeran Al-Walid berhenti

Muhammad Fakhri sudah lima tahun bekerja di Kingdom Holding Company.





comments powered by Disqus