bisnis

IPO Saudi Aramco terbesar sepanjang sejarah dunia

Pangeran Muhammad bin Salman memperkirakan IPO lima persen saham Aramco senilai lebih dari US$ 2 triliun.

26 April 2016 06:13

Wakil Putera Mahkota Arab Saudi sekaligus Kepala CEDA (Dewan Urusan Ekonomi dan Pembangunan) Pangeran Muhammad bin Salman mengklaim rencana IPO (penjualan saham perdana) lima persen saham dari Saudi Aramco bakal menjadi IPO terbesar sepanjang sejarah dunia.

Dia memperkirakan nilai lima persen saham bakal dilepas di bursa domestik itu lebih dari US$ 2 triliun. "Jika kita menawarkan satu persen saja saham Aramco, itu bakal menjadi IPO terbesar dalam sejarah planet ini," kata Pangeran Muhammad dalam wawancara khusus dengan stasiun televisi Al-Arabiya disiarkan kemarin. "Apakah pasar global mampu menanggung IPO lima persen saham Aramco?"

Pangeran Muhammad menjelaskan IPO Saudi Aramco ini sangat penting karena akan menghasilkan beragam keuntungan, terutama transparansi. Dia mengakui selama ini banyak pihak tidak senang karena data mengenai Aramco tidak diumumkan, tak jelas, dan tidak transparan.

"Ini sangat berbahaya ketika sebuah perusahaan berskala sangat besar beroperasi secara tertutup," ujarnya. Karena itu, dia menambahkan, lewat IPO Saudi Aramco akan diawasi semua bank, pengamat, dan pemikir di Arab Saudi. Seluruh bank dan pusat perencana serta studi internasional juga bakal ikut mengawasi Aramco. "Sehingga hasilnya adalah pengawasan sangat tinggi dan itu tidak terjadi saat ini."

Dia menjelaskan IPO Aramco merupakan salah satu elemen kunci dalam Visi Arab Saudi 2030. Dia menegaskan penjualan saham Aramco bukan hal tabu karena para pendiri negara Kabah itu dulunya tidak hidup dan bergantung pada minyak.

Dia mengatakan dana hasil IPO Saudi Aramco ini akan dimasukkan dalam PIF (Dana Investasi Pemerintah) untuk dipakai berinvestasi di luar negeri. Pangeran Muhammad pernah bilang Arab Saudi bakal meningkatkan investasi di luar negerinya hingga 50 persen dari dana PIF.

"Nantinya tidak akan ada investasi, pergerakan modal, atau pembangunan di kawasan manapun di dunia ini tanpa dana investasi Saudi," tutur Pangeran Muhammad.  

Fasilitas milik Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

IPO Aramco hanya akan lepas dua persen saham

Diperkirakan bisa meraup dana Rp 567,5 triliun.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Saudi paksa keluarga supertajir beli saham Aramco saat IPO

Pangeran Al-Walid bin Talal termasuk yang ditekan untuk membeli saham Aramco.

CEO Saudi Aramco Amin Nasir (tengah dan berkemeja batik biru) berpose bareng Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik usai pertemuan di Jakarta, 7 Juli 2017. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Arab Saudi rugi Rp 28 triliun karena Aramco diserang

Insiden itu mengakibatkan produksi minyak 5,7 juta barel sehari terhenti. An

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco secara resmi umumkan rencana IPO bulan depan

Sejumlah sumber memperkirakan pengumuman itu keluar pada 20 Oktober.





comments powered by Disqus