bisnis

Bahrain targetkan pendapatan US$ 1 miliar dari sektor wisata pada 2020

Bahrain akan segera membuka kantor perwakilan otoritas wisata di kawasan Teluk, Inggris, Prancis, Rusia, Jerman, dan India.

27 April 2016 15:12

Bahrain kemarin melansir program baru untuk menggenjot pendapatan dari sektor wisata dengan slogan 'Milik Kami, Kepunyaan Kalian'. Program ini diumumkan BETA (Otoritas Turisme dan Eksibisi Bahrain) dalam pameran Arabian Travel Market tengah berlangsung di Dubai, Uni Emirat Arab.

Untuk menyukseskan program itu, Bahrain bakal memperkuat sejumlah akses masuk, termasuk memodernisasi Bandar Udara Internasional Bahrain agar mampu menampung 14 juta penumpang setahun serta meningkatkan fasilitas pelabuhan buat kapal pesiar.

CEO BETA Syekh Khalid bin Humud al-Khalifah bilang strategi baru itu berdasarkan empat pilar, yakni kesadaran, ketertarikan, akses, dan akomodasi. Dia menambahkan pihaknya akan segera membuka kantor perwakilan di kawasan Teluk, Inggris, Prancis, Rusia, Jerman, dan India. "Kantor-kantor ini bertugas mempromosikan Bahrain sebagai tujuan ideal dan meningkatkan kunjungan pelancong saban tahun (ke Bahrain) dari negara-negara ini," katanya.

Sektor wisata Bahrain tahun lalu meraup pendapatan sekitar US$ 700 juta atau 3,6 persen dari produk domestik bruto. Devisa dari bidang ini diperkirakan melonjak menjadi US$ 1 miliar paling lambat 2020.

Industri pelancongan di Bahrain saat ini mempekerjakan lebih dari 31.500 orang, empat persen dari jumlah angkatan kerja. Total investasi di sektor ini tahun lalu senilai US$ 280 juta.

"Kami berharap bisa menunjukkan Bahrain kepada dunia bukan hanya soal keaslian budaya dan sejarah, tapi juga harmoni antara lingkungan kuno dan modern serta ramah buat bisnis," ujar Syekh Khalid.

Peresmian kantor Konsulat Jenderal Uni Emirat Arab (UEA) di Kota Al-Uyun, Sahara Barat, berlangsung pada Rabu, 4 November 2020. (Hes Press)

Aljazair tutup wilayah udaranya untuk semua maskapai Maroko

Perbatasan darat antara kedua negara juga sudah ditutup sejak 1994.

Aparat keamanan Libanon. (Al-Arabiya/Supplied)

Libanon terancam kehabisan pasokan listrik dalam sepekan mendatang

Kelangkaan BBM menyebabkan pemadaman listrik di seantero Libanon dapat mencapai 23 jam tiap hari. Sebagian besar rakyat mengandalkan generator pribadi mahal harganya.

Desain proyek pembangunan Taman Raja Salman berlokasi di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arab News)

Arab Saudi bangun taman kota terbesar di dunia senilai Rp 14,6 triliun

Taman Raja Salman ini akan didirikan di atas lahan seluas 13,4 kilometer persegi. Lebih besar lima kali ketimbang Taman Hyde di London dan empat kali lebih luas dibanding Taman Sentral di New York.

Konvoi truk tangki pengangkut minyak solar diimpor Hizbullah dari Iran tiba di Lembah Bekaa, 17 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Hizbullah mulai bagikan solar ke rumah-rumah sakit di Libanon

Impor 33 ribu metrik ton minyak solar oleh Hizbullah dari Iran itu tiba di Pelabuhan Baniyas, Suriah, Ahad pekan lalu.





comments powered by Disqus