bisnis

Dealer Rolls-Royce bekas pertama di dunia diresmikan di UEA

Secara global, 3.785 Rolls-Royce terjual pada 2015 dan seperempatnya di Timur Tengah.

30 April 2016 11:15

AGMC, dealer resmi Rolls-Royce Motor Cars di Dubai, Syariqah, dan Emirat Utara, telah meluncurkan satu-satunya ruang pamer pertama di dunia untuk Rolls-Royce bekas.

Lewat pernyataan tertulis, AGMC menjelaskan dealer Provenance di Syariqah, Uni Emirat Arab, itu memiliki koleksi Rolls-Royce bekas terbaik. Peresmian itu berlangsung saat AGMC merayakan hari lahirnya ke-40 tahun ini dan merupakan bagian dari rencana perluasan bisnis.

Mobil-mobil Rolls-Royce bekas itu harus bergaransi dengan masa pakai minimal dua tahun. Koleksi mobil supermewah bekas di Syariqah itu termasuk Phantom EWB buatan 2009.

Januari lalu, Rolls-Royce Motor Cars mengumumkan rekor penjualan tercapai tahun lalu di Timur Tengah. Dengan pertumbuhan empat persen, kawasan ini menjadi pasar Rolls-Royce terbesar kedua sejagat.

Secara global, 3.785 Rolls-Royce terjual pada 2015 dan seperempatnya di Timur Tengah. Dealer Rolls-Royce di Abu Dhabi tahun lalu menjadi terbaik di dunia untuk tiga tahun berurutan.

Ibu Kota Muskat, Oman. (Gulf Business)

Oman jadi negara Arab Teluk keempat berlakukan VAT

Oman memprediksi dari pemberlakuan VAT mulai tahun ini bisa meraup US$ 1,04 miliar atau 1,5 persen dari produk domestik bruto. 

Kapal supertanker mampu mengangkut sekitar dua juta barel minyak milik Abu Dhabi National Oil Company. (WAM)

ADNOC beli dua kapal supertanker berkapasitas dua juta barel minyak

Masing-masing kapal supertanker itu mampu mengangkut dua juta barel minyak.

Serangan pengebom nirawak milik milisi Al-Hutiyun di Yaman pada 13 April 2021 menghancurkan kilang minyak milik Saudi Aramco di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Screenshot YouTube)

Serangan Al-Hutiyun hancurkan kilang Aramco di Jeddah

Sejak berperang dengan Al-Hutiyun pada Maret 2015, Saudi keteteran dan hampir saban hari menjadi target serangan oleh milisi sokongan Iran itu.

Kapal kargo MV Ever Given menutup jalur pelayaran di Terusan Suez, Mesir sejak 23 Maret 2021. (Suez Canal Authority)

Mesir beruding dengan pemilik kapal MV Ever Given soal kompensasi sebesar US$ 1 miliar

Terjepitnya MV Ever Given sehingga menutup jalur pelayaran di Terusan Suez merupakan kejadian pertama sejak kanal itu beroperasi 150 tahun lalu.





comments powered by Disqus