bisnis

Arab Saudi izinkan pemodal asing miliki sepuluh persen saham di satu perusahaan

Agar memenuhi syarat sebagai QFI, institusi asing kini hanya perlu mempunyai manajemen aset paling sedikit 3,75 miliar riyal (US$ 1 miliar), dibanding kebijakan sebelumnya yakni 18,75 miliar riyal.

03 Mei 2016 18:50

Untuk meningkatkan iklim investasi, Otoritas Pasar Modal Arab Saudi (CMA) hari ini bilang pihaknya akan melonggarkan soal batas kepemilikan asing dalam bursa saham di negara itu.

Berdasarkan skema Qualified Foreign Institutions (QFI), tiap pemodal asing dibolehkan membeli saham secara langsung, diizinkan menguasai maksimal sepuluh persen saham di satu perusahaan Arab Saudi.

Dalam aturan sebelumnya, tiap investor luar negeri bareng afiliasinya hanya boleh memiliki maksimal lima persen saham di perusahaan terdaftar di Bursa Saudi.

Agar memenuhi syarat sebagai QFI, institusi asing kini hanya perlu mempunyai manajemen aset paling sedikit 3,75 miliar riyal (US$ 1 miliar), dibanding kebijakan sebelumnya yakni 18,75 miliar riyal.

CMA menjelaskan aturan baru soal investasi dan waktu pemberlakukannya bakal diumumkan di akhir semester pertama tahun depan.

CMA juga telah menyetujui soal pemberlakuan pinjaman sekuritas dan penjualan saham kosong. Aturan mengenai dua hal ini akan dikeluarkan sebelum akhir paruh pertama 2017.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Saham Aramco dibuka seharga 37 riyal di perdagangan hari ketiga

Aramco sudah menetapkan basis pembagian dividen tahun depan sebesar US$ 75 miliar dan sembilan pertama di tahun ini telah meraup laba US$ 68 miliar.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Harga sahamnya terus meroket, valuasi Aramco sempat tembus US$ 2 triliun

Aramco menjanjikan pembagian dividen untuk para investor paling sedikit US$ 75 miliar per tahun hingga 2024.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Saham Aramco mulai diperdagangkan di Bursa Saudi

Harga saham perusahaan minyak dan gas Saudi itu tadinya 32 riyal per lembar naik menjadi 35,2 riyal hanya dalam beberapa detik setelah mulai diperdagangkan di Tadawul

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Arab Saudi proyeksikan defisit Rp 699 triliun pada 2020

"Privatisasi adalah prioritas utama pemerintah," ujar Muhammad al-Jadaan.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Saham Aramco dibuka seharga 37 riyal di perdagangan hari ketiga

Aramco sudah menetapkan basis pembagian dividen tahun depan sebesar US$ 75 miliar dan sembilan pertama di tahun ini telah meraup laba US$ 68 miliar.

16 Desember 2019

TERSOHOR