bisnis

Saudi-Sudan sepakat ekplorasi mineral di Laut Merah pada 2020

Penambangan mineral di Laut Merah itu diperkirakan bisa meraup pendapatan US$ 20 miliar setahun.

05 Mei 2016 15:59

Menteri Mineral Sudan Ahmad Sadiq al-Karuri kemarin bilang negaranya dan Arab Saudi telah bersepakat untuk mulai mengeksplorasi sumber daya mineral, termasuk perak, emas, dan tembaga di Laut Merah paling lambat 2020.

Kedua negara Arab ini, posisi saling berhadapan dan dipisahkan Laut Merah, sejak 1970-an sudah mempertimbangkan untuk menambang cadangan mineral. Sudan dan Arab Saudi meyakini sumber daya mineral itu berada di kedalaman dua ribu meter dari atas permukaan air laut.

Muhammad Abu Fatimah, direktur jenderal di Kementerian Pertambangan Sudan, mengatakan penambangan mineral di Laut Merah itu diperkirakan bisa meraup pendapatan US$ 20 miliar setahun.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman. (Saudi Gazette)

Produksi 5,7 juta barel minyak Saudi dihentikan setelah dua fasilitas Aramco diserang

Serbuan pesawat nirawak itu juga menghentikan produksi dua miliar kaki kubik gas per hari.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco siap laksanakan IPO dalam dua tahap

IPO Aramco tahap pertama di Tadawul akan dilakukan tahun ini.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

IMF sarankan Arab Saudi naikkan VAT jadi 10 persen

IMF memperkirakan defisit anggaran Saudi tahun ini bakal meningkat menjadi 6,5 persen dari produk domestik bruto dari 5,9 persen tahun lalu.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman. (Saudi Gazette)

Raja Salman tunjuk anaknya jadi menteri energi

Tiga anak Raja Salman sudah masuk kabinet.





comments powered by Disqus