bisnis

Binladin Group bulan ini lunasi tunggakan gaji sepuluh ribu karyawan

Sebanyak 34.027 karyawan Binladin Group telah dipecat sudah meninggalkan Arab Saudi setelah menerima hak-hak mereka.

10 Mei 2016 04:34

Perusahaan konstruksi Saudi Binladin Group bulan ini akan melunasi tunggakan gaji terhadap sepuluh ribu karyawannya, namun tidak ada penjelasan apakah masih ada tunggakan gaji karyawan lain belum dibayar.

Tapi Abdullah al-Ulayan, kepala kantor Kementerian Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial wilayah Makkah, mengisyaratkan layanan komputer bagi Binladin Group masih dihentikan hingga gaji semua pekerjanya dibayarkan. "Layanan rekrutmen, penerbitan visa kerja, perubahan profesi, dan layanan lainnya (bagi Binladin Group) masih disetop," katanya.

Ribuan pekerja Binladin Group beberapa pekan belakangan hampir saban hari berunjuk rasa. Mereka menuntut perusahaan melunasi gaji belum mereka terima selama beberapa bulan.

Perusahaan kepunyaan keluarga besar Usamah Bin Ladin, pendiri Al-Qaidah, itu memang dilanda krisis keuangan setelah pemerintah menghemat belanja anggaran, akibat melorotnya harga minyak mentah global. Tekanan kian kuat lantaran Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz melarang Binladin Group ikut tender proyek pemerintah.

Sanksi ini dikeluarkan setelah sebuah derek raksasa September tahun lalu jatuh di Masjid Al-Haram. Insiden dalam proyek perluasan masjid tengah dikerjakan Binladin Group ini menewaskan 111 jamaah haji dan melukai lebih dari 200 lainnya.

Namun pemerintah Saudi pekan lalu mencabut larangan itu. Sebab Binladin Group terlibat dalam sejumlah proyek strategis dan vital bagi perekonomian negara Kabah ini. Apalagi hanya sedikit perusahaan konstruksi lokal mampu mengerjakan beragam proyek raksasa. Larangan bepergian ke luar negeri bagi beberapa pejabat Binladin Group juga sudah dicabut.

Data terakhir menyebutkan Binladin Group telah memberhentikan 69 ribu pekerja. Dari angka itu, 34.027 orang sudah meninggalkan Arab Saudi setelah menerima hak-hak mereka, 15.834 pindah ke perusahaan lain, dan 7.754 telah menerima visa keluar masih bertahan di Saudi.

Ulayan meminta perusahaan konstruksi di Saudi menerima mantan karyawan Binladin Group karena mereka ahli dan berpengalaman.  

Ilusstrasi soal Saudi Binladin Group. (Arab News)

Binladin Group akan restrukturisasi utang sebesar Rp 287-430,5 triliun

Binladin Group telah berubah nama menjadi Binladin Group Global Holding setelah 36,22 persen sahamnya diambil alih oleh Istidama, anak usaha dari Kementerian Keuangan Arab Saudi.

Logo Saudi Binladin Group. (Arab News)

Pemerintah Arab Saudi ambil alih manajemen Binladin Group

Istidama memperoleh 36,22 persen saham Binladin Group dari tiga Bin Ladin bersaudara , yaitu Bakr, Saleh, dan Saad, ditangkap atas tudingan korupsi oleh komisi dipimpin oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

Istana milik Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz di Tangier, Maroko. (Maghreb Daily News)

Puluhan ribu pekerja Binladin Group dikerahkan untuk bangun istana Raja Salman

Pembangunan istana itu selesai 1 Agustus lalu dan sudah digunakan Raja Salman buat liburan musim panas.

Saudi Binladin Group, perusahaan konstruksi terbesar di Arab Saudi. (Gulf Business)

Saudi Binladin Group akan kurangi staf dan berganti nama

Pemerintah Saudi sudah menguasai 35 persen saham dan mengambil alih manajemen di Binladin Group.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Trump jatuhkan sanksi terhadap Bank Sentral Iran

Amerika bakal mengirim tambahan pasukan serta peralatan sistem pertahanan udara dan peluru kendali ke Arab Saudi untuk memperkuat pertahanan negara Kabah itu.

21 September 2019

TERSOHOR