bisnis

Arab Saudi segera berlakukan pajak atas tanah kosong

Besarnya 2,5 persen setahun atas nilai tanah.

10 Mei 2016 05:38

Arab Saudi segera memberlakukan pajak terhadap tanah tidak digunakan, setelah rancangan undang-undangnya dibikin setengah tahun lalu.

Kementerian Perumahan Arab Saudi Ahad lalu bilang lewat Twitter, pajak sebesar 2,5 persen per tahun itu akan dikenakan pada tanah kosong milik individu atau lembaga non-pemerintah.

Bertahun-tahun, para pemilik tanah kosong di wilayah perkotaan di Saudi membiarkan lahannya hingga harga jual naik atau dipakai buat perdagangan spekulatif, seperti dilansir the Wall Street Journal Februari lalu.

Banyaknya lahan kosong ini mengakibatkan pemerintah negara Kabah itu kekurangan lokasi untuk membangun perumahan murah di kota-kota besar.

Penerapan pajak atas tanah kosong ini bisa membantu pemerintah Saudi mengurangi defisit anggaran, tahun ini diperkirakan US$ 90-an miliar. Para ahli mengatakan kepada Saudi Gazette November tahun lalu, pemerintah bisa meraup pendapatan hingga US$ 13 miliar setahun dari pemberlakuan pajak terhadap lahan-lahan tidak digunakan.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman. (Saudi Gazette)

Produksi 5,7 juta barel minyak Saudi dihentikan setelah dua fasilitas Aramco diserang

Serbuan pesawat nirawak itu juga menghentikan produksi dua miliar kaki kubik gas per hari.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco siap laksanakan IPO dalam dua tahap

IPO Aramco tahap pertama di Tadawul akan dilakukan tahun ini.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

IMF sarankan Arab Saudi naikkan VAT jadi 10 persen

IMF memperkirakan defisit anggaran Saudi tahun ini bakal meningkat menjadi 6,5 persen dari produk domestik bruto dari 5,9 persen tahun lalu.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman. (Saudi Gazette)

Raja Salman tunjuk anaknya jadi menteri energi

Tiga anak Raja Salman sudah masuk kabinet.





comments powered by Disqus