bisnis

Arab Saudi berlakukan pajak atas tanah kosong mulai bulan depan

Pemerintah bisa meraup pendapatan hingga US$ 13 miliar setahun dari pemberlakuan pajak terhadap lahan-lahan tidak digunakan.

10 Mei 2016 15:48

Mulai bulan depan, Arab Saudi bakal mengenakan pajak atas tanah tidak digunakan, setelah rancangan undang-undangnya dibikin enam bulan lalu.

"Pajak terhadap lahan kosong akan berlaku mulai 3 Ramadan (Juni 2016)," kata Muhammad al-Mudaiham dari Kementerian Perumahan Arab Saudi.

Kementerian Perumahan Arab Saudi Ahad lalu bilang lewat Twitter, pajak sebesar 2,5 persen per tahun itu akan dikenakan pada tanah kosong milik individu atau lembaga non-pemerintah.

Bertahun-tahun, para pemilik tanah kosong di wilayah perkotaan di Saudi membiarkan lahannya hingga harga jual naik atau dipakai buat perdagangan spekulatif, seperti dilansir the Wall Street Journal Februari lalu.

Banyaknya lahan kosong ini mengakibatkan pemerintah negara Kabah itu kekurangan lokasi untuk membangun perumahan murah di kota-kota besar.

Penerapan pajak atas tanah kosong ini bisa membantu pemerintah Saudi mengurangi defisit anggaran, tahun ini diperkirakan US$ 90-an miliar. Para ahli mengatakan kepada Saudi Gazette November tahun lalu, pemerintah bisa meraup pendapatan hingga US$ 13 miliar setahun dari pemberlakuan pajak terhadap lahan-lahan tidak digunakan.

Infrastruktur milik Qatargas, produsen gas alam cair terbesar di dunia milik pemerintah Qatar. (Arabian Oil and Gas)

Qatar akan pasok tiga juta ton LNG per tahun ke Kuwait

Qatar merupakan produsen sekaligus eksportir gas terbesar sejagat.

Ladang gas Tamar di Israel. (LNG World News)

Israel mulai ekspor gas ke Mesir

Sesuai kesepakatan, akan memasok 60 miliar kaki kubik LNG dari Blok Leviathan dan 25 miliar kaki kubik dari ladang Tamar selama 15 tahun.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhamnad bin Zayid an-Nahyan menerima kunjungan Presiden Joko Widodo di Istana Qasr al-Watan di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 12 Januari 2020. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Indonesia gandeng UEA buat bangun ibu kota baru di Kalimantan Timur

Indonesia dan UEA teken perjanjian investasi senilai Rp 312 triliun.

Pantai di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. (labuanbajotour.com)

Qatar akan bangun tiga hotel di Labuan Bajo senilai hampir Rp 7 triliun

Qatar juga mempunyai proyek investasi di kawasan ekonomi khusus Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.   





comments powered by Disqus