bisnis

Aramco berharap saham mereka dibeli tiga perusahaan minyak raksasa saat IPO

Aramco menguasai 265 miliar barel cadangan minyak mentah atau lebih dari 15 persen deposit global.

11 Mei 2016 16:57

Saudi Aramco berencana masuk ke bursa di New York, London, dan Hong Kong sebagai bagian dari rencana perusahaan minyak dan gas milik negara Arab Saudi itu melakukan IPO (penjualan saham perdana) sebanyak lima persen.

Mengutip sejumlah sumber mengetahui soal rencana IPO Aramco itu, surat kabar the Telegraph melaporkan Arab Saudi berharap tiga perusahaan minyak - ExxonMobil, Sinopec, dan British Petroleum - tertarik membeli saham Aramco. Pembelian itu bakal termasuk akses jangka panjang terhadap operasional di sektor hulu Aramco dengan balasan transfer teknologi baru atau pembangunan kilang.

IPO Aramco direncanakan paling cepat tahun depan atau 2018. Secara teoretis IPO Aramco ini nilainya lima kali lebih besar ketimbang IPO perusahaan manapun sepanjang sejarah.

Dalam wawancara dengan sebuah televisi bulan lalu, Wakil Putera Mahkota Arab Saudi sekaligus Kepala Dewan Tertinggi Aramco Pangeran Muhammad bin Salman bilang lima persen saham Aramco bakal dilepas ke bursa nilainya lebih dari US$ 2 triliun. "Bahkan jika satu persen saja saham Aramco ditawarkan ke pasar, hanya sepersen, ia akan menjadi IPO terbesar di planet ini," katanya.  

Aramco menguasai 265 miliar barel cadangan minyak mentah atau lebih dari 15 persen deposit global. Perusahaan ini menghasilkan lebih dari sepuluh juta barel sehari, tiga kali lebih besar ketimbang ExxonMobil, dengan cadangan sepuluh kali lebih banyak dibanding perusahaan minyak terbesar terdaftar di bursa itu.

Bila Aramco dilepas ke publik, ia akan menjadi perusahaan pertama bernilai lebih dari US$ 1 triliun.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Saham Aramco dibuka seharga 37 riyal di perdagangan hari ketiga

Aramco sudah menetapkan basis pembagian dividen tahun depan sebesar US$ 75 miliar dan sembilan pertama di tahun ini telah meraup laba US$ 68 miliar.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Harga sahamnya terus meroket, valuasi Aramco sempat tembus US$ 2 triliun

Aramco menjanjikan pembagian dividen untuk para investor paling sedikit US$ 75 miliar per tahun hingga 2024.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Saham Aramco mulai diperdagangkan di Bursa Saudi

Harga saham perusahaan minyak dan gas Saudi itu tadinya 32 riyal per lembar naik menjadi 35,2 riyal hanya dalam beberapa detik setelah mulai diperdagangkan di Tadawul

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Banjir peminat, nilai tawaran atas saham Aramco sudah capai angka Rp 624 triliun

IPO Aramco akan dilakukan pada 11 Desember di Bursa Saham Saudi (Tadawul).





comments powered by Disqus