bisnis

Binladin Group baru bisa lunasi tunggakan sebulan gaji bagi 35 ribu pekerjanya

Sedangkan gaji bagi ribuan pekerja Binladin Group lainnya bakal dibayarkan paling lambat pada 15 Ramadan.

19 Mei 2016 12:38

Saudi Binladin Group, perusahaan konstruksi raksasa asal Arab Saudi, baru mampu membayar tunggakan sebulan gaji karyawannya, seperti dilansir sebuah media setempat kemarin. Padahal rata-rata pekerja di perusahaan kepunyaan keluarga besar Usamah Bin Ladin, pendiri Al-Qaidah, itu belum digaji paling tidak empat bulan.

Sejumlah sumber menyebutkan tujuh bank di Arab Saudi telah mentransfer 100 juta riyal merupakan jumlah sebulan gaji terhadap 35 ribu karyawan Saudi dan ekspatriat berpenghasilan di bawah 4 ribu riyal per bulan. Sedangkan gaji bagi ribuan pekerja Binladin Group lainnya bakal dibayarkan paling lambat pada 15 Ramadan.

Terdapat pula ratusan warga Saudi bekerja di Binladin Group dengan gaji di atas 5 ribu riyal belum dibayarkan sampai sekarang.

Sumber-sumber di sektor perbankan mengungkapkan Binladin Group telah mendapat pinjaman 2,5 miliar riyal dari dua bank lokal, Arab National Bank dan Saudi British Bank, buat mengatasi kesulitan keuangan melilit mereka sejak tahun lalu. Perusahaan ini mendapat utang setelah menjadikan tanah milik mereka sebagai jaminan.

Binladin Group menolak mengumumkan kondisi keuangan mereka. Tapi beberapa bankir di kawasan Arab Teluk menyebutkan perusahaan konstruksi terbesar di Timur Tengah ini memiliki utang US$ 30 miliar kepada bank lokal dan internasional.

Gara-gara kesulitan keuangan, Binladin Group telah memecat 70 ribu karyawan ekspatriatnya. Tapi banyak yang menolak meninggalkan negara Kabah itu karena takut pesangon dan tunggakan gaji mereka tidak dibayarkan.

Pemerintah Saudi telah mencabut larangan Binladin Grup ikut tender proyek pemerintah dan larangan bepergian bagi pejabat eksekutifnya. Beberapa hari setelah sanksi itu dihapus, Binladin Group melunasi gaji bagi sepuluh ribu pekerjanya.

Sanksi bagi Binladin Group dijatuhkan setelah sebuah derek raksasa jatuh di Masjid Al-Haram, Kota Makkah. Insiden pada September tahun lalu ini menewaskan 111 jamaah haji dan melukai lebih dari 200 lainnya.

Ilusstrasi soal Saudi Binladin Group. (Arab News)

Binladin Group akan restrukturisasi utang sebesar Rp 287-430,5 triliun

Binladin Group telah berubah nama menjadi Binladin Group Global Holding setelah 36,22 persen sahamnya diambil alih oleh Istidama, anak usaha dari Kementerian Keuangan Arab Saudi.

Logo Saudi Binladin Group. (Arab News)

Pemerintah Arab Saudi ambil alih manajemen Binladin Group

Istidama memperoleh 36,22 persen saham Binladin Group dari tiga Bin Ladin bersaudara , yaitu Bakr, Saleh, dan Saad, ditangkap atas tudingan korupsi oleh komisi dipimpin oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

Istana milik Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz di Tangier, Maroko. (Maghreb Daily News)

Puluhan ribu pekerja Binladin Group dikerahkan untuk bangun istana Raja Salman

Pembangunan istana itu selesai 1 Agustus lalu dan sudah digunakan Raja Salman buat liburan musim panas.

Saudi Binladin Group, perusahaan konstruksi terbesar di Arab Saudi. (Gulf Business)

Saudi Binladin Group akan kurangi staf dan berganti nama

Pemerintah Saudi sudah menguasai 35 persen saham dan mengambil alih manajemen di Binladin Group.





comments powered by Disqus