bisnis

Aramco berencana genjot produksi ladang minyak Syaibah menjadi satu juta barel sehari

Amin Nasir memperkirakan harga minyak secara bertahap bakal naik.

27 Mei 2016 06:16

CEO Saudi Aramco Amin Nasir mengatakan pihaknya berencana menggejot produksi minyak dari ladang Syaibah menjadi 1 juta barel sehari dalam dua pekan mendatang, seperti dilansir media Arab saudi kemarin.

Kepada sejumlah wartawan Saudi, Nasir meperkirakan harga minyak secara bertahap naik sebab perbedaan antara permintaan dan pasokan sudah menurun, seperti dilaporkan surat kabar Asyarq al-Ausat.

Untuk pertama kali dalam tujuh bulan terakhir, harga minyak melewati angka US$ 50 sebarel. Harga emas hitam dunia ini mulai melorot sejak pertengahan 2014.

Nasir menambahkan Aramco, produsen minyak terbesa di dunia, juga berencana melakukan investasi jangka panjang selama setengah abad di Laut Merah. Aramco memang sudah memiliki program eksplorasi di areal itu.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman didampingi Chairman Saudi Aramco yasir ar-Rumayyan dan CEO Aramco Amin Nasir dalam jupa pers di Kota Jeddah, 17 September 2019. (Saudi Gazette)

Produksi minyak Saudi kembali normal akhir bulan ini

Pangeran Abdul Aziz mengatakan produksi minyak rata-rata Saudi pada bulan ini dan bulan depan sebesar 9,89 juta barel tiap hari.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman. (Saudi Gazette)

Produksi 5,7 juta barel minyak Saudi dihentikan setelah dua fasilitas Aramco diserang

Serbuan pesawat nirawak itu juga menghentikan produksi dua miliar kaki kubik gas per hari.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco siap laksanakan IPO dalam dua tahap

IPO Aramco tahap pertama di Tadawul akan dilakukan tahun ini.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

20 bank besar dunia diundang ke Arab Saudi untuk presentasi soal IPO Aramco

Para pejabat Saudi meyakini IPO Aramco sebesar lima persen akan meraup dana sekitar US$ 100 miliar.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Trump jatuhkan sanksi terhadap Bank Sentral Iran

Amerika bakal mengirim tambahan pasukan serta peralatan sistem pertahanan udara dan peluru kendali ke Arab Saudi untuk memperkuat pertahanan negara Kabah itu.

21 September 2019

TERSOHOR