bisnis

Hypermarket Lulu pertama di Indonesia diresmikan

Lulu Group berencana membuka sepuluh hypermarket lagi di Indonesia paling lambat akhir 2017.

02 Juni 2016 00:45

Lulu Group kemarin meresmikan hypermarket pertamanya di Indonesia, berlokasi di Cakung, Jakarta Timur.

Pembukaan hypermarket Lulu pertama di Indonesia ini merupakan bagian dari rencana Lulu Group untuk membangun sepuluh hypermarket lagi.

Lewat keterangan tertulis, Lulu Group bilang hypermarket secara resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo itu menempati lahan seluas 19 ribu meter persegi.

"Dengan investasi US$ 300 juta di tahap awal, kami berencana membuka sepuluh hypermarket paling lambat akhir 2017 dan sebuah gudang pusat logistik di Jakarta," kata Chairman Lulu Group Yusuf Ali. "Kami juga akan menyewa lahan pertanian untuk memastikan kelangsungan pasokan produk berkualitas tinggi dan menyokong sektor pertanian di Indonesia."

Lulu Group saat ini memiliki 125 gerai di kawasan Arab Teluk, Mesir, dan India. Mereka mempekerjakan lebih dari 38 ribu orang.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman didampingi Chairman Saudi Aramco yasir ar-Rumayyan dan CEO Aramco Amin Nasir dalam jupa pers di Kota Jeddah, 17 September 2019. (Saudi Gazette)

Produksi minyak Saudi kembali normal akhir bulan ini

Pangeran Abdul Aziz mengatakan produksi minyak rata-rata Saudi pada bulan ini dan bulan depan sebesar 9,89 juta barel tiap hari.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman. (Saudi Gazette)

Produksi 5,7 juta barel minyak Saudi dihentikan setelah dua fasilitas Aramco diserang

Serbuan pesawat nirawak itu juga menghentikan produksi dua miliar kaki kubik gas per hari.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco siap laksanakan IPO dalam dua tahap

IPO Aramco tahap pertama di Tadawul akan dilakukan tahun ini.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

IMF sarankan Arab Saudi naikkan VAT jadi 10 persen

IMF memperkirakan defisit anggaran Saudi tahun ini bakal meningkat menjadi 6,5 persen dari produk domestik bruto dari 5,9 persen tahun lalu.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Produksi minyak Saudi kembali normal akhir bulan ini

Pangeran Abdul Aziz mengatakan produksi minyak rata-rata Saudi pada bulan ini dan bulan depan sebesar 9,89 juta barel tiap hari.

18 September 2019

TERSOHOR