bisnis

Maroko berlakukan sistem mata uang fleksibel awal 2017

Nilai tukar mata uang dirham Maroko selama ini mengacu pada euro.

07 Juni 2016 07:52

Maroko bakal memberlakukan sistem mata uang fleksibel awal tahun depan.

"Kami sedang mempertimbangkan mengambil langkah dari sistem nilai tukar tetap ke sistem fleksibel," kata gubernur bank sentral Maroko Abdul Latif Jauhari kepada wartawan Ahad lalu, di sela pertemuan para menteri keuangan negara Arab.

Dia menambahkan negaranya akan bekerja sama dengan sebuah misi teknis dari IMF (Dana Moneter Internasional) buat mempersiapkan kebijakan ke arah sistem nilai tukar fleksibel.

Jauhari tidak menjelaskan secara rinci soal sistem baru akan diterapkan itu. Tapi IMF telah mengisyaratkan sistem nilai tukar fleksibel ini akan menaikkan kemampuan perekonomian Maroko menghadapi guncangan dan keberagaman.

Nilai tukar mata uang dirham Maroko selama ini mengacu pada euro, tapi sebagai langkah menuju sistem fleksibel, bank sentral negara itu sejak April tahun lalu  menurunkan acuan menjadi 60 persen dari 80 persen. Sebaliknya, acuan nilai tukar dirham terhadap dolar Amerika Serikat naik dai 20 persen menjadi 20 persen.

Peresmian kantor Konsulat Jenderal Uni Emirat Arab (UEA) di Kota Al-Uyun, Sahara Barat, berlangsung pada Rabu, 4 November 2020. (Hes Press)

Aljazair tutup wilayah udaranya untuk semua maskapai Maroko

Perbatasan darat antara kedua negara juga sudah ditutup sejak 1994.

Aparat keamanan Libanon. (Al-Arabiya/Supplied)

Libanon terancam kehabisan pasokan listrik dalam sepekan mendatang

Kelangkaan BBM menyebabkan pemadaman listrik di seantero Libanon dapat mencapai 23 jam tiap hari. Sebagian besar rakyat mengandalkan generator pribadi mahal harganya.

Desain proyek pembangunan Taman Raja Salman berlokasi di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arab News)

Arab Saudi bangun taman kota terbesar di dunia senilai Rp 14,6 triliun

Taman Raja Salman ini akan didirikan di atas lahan seluas 13,4 kilometer persegi. Lebih besar lima kali ketimbang Taman Hyde di London dan empat kali lebih luas dibanding Taman Sentral di New York.

Konvoi truk tangki pengangkut minyak solar diimpor Hizbullah dari Iran tiba di Lembah Bekaa, 17 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Hizbullah mulai bagikan solar ke rumah-rumah sakit di Libanon

Impor 33 ribu metrik ton minyak solar oleh Hizbullah dari Iran itu tiba di Pelabuhan Baniyas, Suriah, Ahad pekan lalu.





comments powered by Disqus