bisnis

Saudi Electricity dapat pinjaman US$ 1,5 miliar dari ICBC

Awal tahun ini, ICBC memberikan pinjaman tanpa jaminan sebesar US$ 230 juta kepada Emirates National Oil Company di Uni Emirat Arab.

01 Juli 2016 11:36

Saudi Electricity Company (SEC) telah mendapat pinjaman US4 1,5 miliar dari Industrial and Commercial Bank of China (ICBC), salah satu pinjaman terbesar pernah diberikan sebuah bank Cina di kawasan Arab Teluk.

SEC adalah perusahaan milik pemerintah Arab Saudi dan dibentuk 16 tahun lalu. SEC memonopoli produksi, transmisi, dan distribusi listrik di seantero negara Kabah itu melalui 45 pembangkit listrik.

Pinjaman dari ICBC, bank dengan aset terbesar di dunia, ini menandai kian eratnya ikatan bisnis antara Cina dengan negara-negara Arab Teluk. Januari lalu, Cina dan enam negara anggota GCC (Dewan Kerja Sama Teluk) - Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Bahrain, dan Oman - menyatakan mereka ingin mencapai kesepakatan soal perdagangan bebas tahun ini.

SEC bilang perjanjian pendanaan komersial langsung berjangka lima tahun itu ditandatangani Rabu lalu. Pinjaman US$ 1,5 miliar ini bakal dipakai buat membiayai sejumlah proyek kapital SEC.

Seorang sumber mengetahui betul soal kesepakatan itu, mengungkapkan untuk memperoleh pinjaman ini SEC tidak perlu memberikan jaminan.

Dengan anjloknya pendapatan negara akibat melorotnya harga minyak mentah global, pemerintah Arab Saudi dan perusahaan-perusahaan negara mengandalkan pinjaman asing. Tahun ini untuk pertama kali Riyadh tengah mencari pinjaman luar negeri senilai US$ 10 miliar.

ICBC mempunyai kantor cabang di Riyadh (Arab Saudi), Dubai dan Abu Dhabi (Uni Emirat Arab), Doha (Qatar), serta Kuwait City (Kuwait).

Awal tahun ini, ICBC memberikan pinjaman tanpa jaminan sebesar US$ 230 juta kepada Emirates National Oil Company di Uni Emirat Arab. ICBC juga ikut dalam sebuah konsorsiumn memberikan utang senilai US$ 1,7 miliar untuk Emirates NBD, bank terbesar di Dubai.

ICBC, dibentuk pada 1984, termasuk dalam empat bank komersial terbesar milik pemerintah Cina bersama Bank of China, Agricultural Bank of China, dan China Construction Bank.  

Kantor pemerintah Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

UEA izinkan orang asing miliki seratus persen saham perusahaan

Aturan itu merupakan bagian dari upaya negara Arab Teluk ini membuka ekonominya bagi semua warga negara asing.

Ilustrasi perempuan Arab sedang berbicara di telepon seluler. (Arab News)

Google akan pasang kabel Internet menghubungkan Arab Saudi dan Israel

Kabel fiber optik Saudi-Israel ini bagian dari proyek pembangunan jaringan Internet global baru dari India sampai Eropa. 

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Aramco akan jual surat utang untuk bayar dividen

Aramco mesti membayar dividen US$ 37,5 miliar untuk semester kedua tahun ini.

Pesawat Etihad Airways, maskapai asal Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, berencana membuka rute penerbangan ke Ibu Kota Tel Aviv, Israel, pada Maret 2021. (Etihad Airways)

Etihad buka rute penerbangan ke Tel Aviv mulai Maret 2021

Maskapai terbesar kedua di UEA setelah Emirates Airline ini memiliki 104 pesawat.





comments powered by Disqus