bisnis

Warga Saudi habiskan US$ 53 miliar selama libur lebaran

Mal-mal besar dituduh sebagai penyebab warga negara Kabah itu menjadi boros.

10 Juli 2016 19:49

Sebuah laporan memperkirakan keluarga-keluarga di Arab Saudi tahun ini diperkirakan menghabiskan 200 miliar riyal (US$ 53,3 miliar) selama libur lebaran Idul Fitri, naik dua kali lipat ketimbang tahun lalu.

Para warga negara Kabah itu menggelontorkan fulus mereka buat pelesiran, hiburan, belanja kebutuhan pokok, furnitur, dan kegiatan-kegiatan sosial.

Para ahli ekonomi prihatin dengan kebiasaan boros warga Saudi. Mereka menyerukan soal pentingnya berhemat.

Ibrahim as-Subai, anggota direksi Bank Al-Bilad, menilai pusat-pusat perbelanjaan telah mempersiapkan diri begitu baik sehingga mampu menggaet konsumen selama libur lebaran.

"Saat liburan Idul Fitri, kebanyakan warga Saudi menghabiskan duit mereka untuk konsumsi, jalan-jalan, dan hiburan. Tentu saja ini salah dan tidak bijaksana dalam membelanjakan uang," kata Subai. "Membeli terlalu banyak barang membikin sebuah keluarga terjerat kesulitan keuangan."

Habibullah Turkistani, profesor ekonomi di Universitas Raja Abdul Aziz, berpendapat kenaikan dua kali lipat pengeluaran warga Saudi dalam libur lebaran tahun ini karena mal-mal besar menjual barang-barang impor di harga tetap.

Kantor pemerintah Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

UEA izinkan orang asing miliki seratus persen saham perusahaan

Aturan itu merupakan bagian dari upaya negara Arab Teluk ini membuka ekonominya bagi semua warga negara asing.

Ilustrasi perempuan Arab sedang berbicara di telepon seluler. (Arab News)

Google akan pasang kabel Internet menghubungkan Arab Saudi dan Israel

Kabel fiber optik Saudi-Israel ini bagian dari proyek pembangunan jaringan Internet global baru dari India sampai Eropa. 

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Aramco akan jual surat utang untuk bayar dividen

Aramco mesti membayar dividen US$ 37,5 miliar untuk semester kedua tahun ini.

Pesawat Etihad Airways, maskapai asal Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, berencana membuka rute penerbangan ke Ibu Kota Tel Aviv, Israel, pada Maret 2021. (Etihad Airways)

Etihad buka rute penerbangan ke Tel Aviv mulai Maret 2021

Maskapai terbesar kedua di UEA setelah Emirates Airline ini memiliki 104 pesawat.





comments powered by Disqus