bisnis

Bahrain izinkan seratus persen kepemilikan asing di semua sektor bisnis

Undang-undang baru ini untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja bagi warga negara bahrain, dan menarik pebisnis buat berinvestasi di pelbagai sektor ekonomi.

19 Juli 2016 19:10

Para pemodal asing di Bahrain akan dizinkan menguasai seratus persen saham di beragam sektor setelah pemerintah mengesahkan perubahan atas Undang-undang Perusahaan Perdagangan.

Sidang kabinet dipimpin Perdana Menteri Bahrain Pangeran Khalifah bin Salman al-Khalifah kemarin menyetujui aturan itu, seperti dilansir Gulf Daily News.

Undang-undang baru ini untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja bagi warga negara bahrain, dan menarik pebisnis buat berinvestasi di pelbagai sektor ekonomi. Beleid itu juga dimaksudkan untuk menaikkan kinerja pemeerintah dan menghidupkan lagi sejumlah perdagangan tertentu.

"Bahrain akan menciptakan sebuah kesempatan bagus untuk menaikkan peringkatnya dalam indeks Fasilitas Memulai Bisnis, sebuah aset bakal mendorong perusahaan-perusahaan internasional terkemuka berinvestasi di Bahrain - pintu masuk GCC dan kawasan," kata kabinet Bahrain lewat keterangan tertulis.

Menurut Khalid al-Amin, anggota Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Bahrain, cuma soal waktu bagi Bahrain buat mengizinkan kepemilikan asing seratus persen.  

Infrastruktur milik Qatargas, produsen gas alam cair terbesar di dunia milik pemerintah Qatar. (Arabian Oil and Gas)

Qatar akan pasok tiga juta ton LNG per tahun ke Kuwait

Qatar merupakan produsen sekaligus eksportir gas terbesar sejagat.

Ladang gas Tamar di Israel. (LNG World News)

Israel mulai ekspor gas ke Mesir

Sesuai kesepakatan, akan memasok 60 miliar kaki kubik LNG dari Blok Leviathan dan 25 miliar kaki kubik dari ladang Tamar selama 15 tahun.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhamnad bin Zayid an-Nahyan menerima kunjungan Presiden Joko Widodo di Istana Qasr al-Watan di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 12 Januari 2020. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Indonesia gandeng UEA buat bangun ibu kota baru di Kalimantan Timur

Indonesia dan UEA teken perjanjian investasi senilai Rp 312 triliun.

Pantai di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. (labuanbajotour.com)

Qatar akan bangun tiga hotel di Labuan Bajo senilai hampir Rp 7 triliun

Qatar juga mempunyai proyek investasi di kawasan ekonomi khusus Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.   





comments powered by Disqus