bisnis

Bahrain izinkan seratus persen kepemilikan asing di semua sektor bisnis

Undang-undang baru ini untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja bagi warga negara bahrain, dan menarik pebisnis buat berinvestasi di pelbagai sektor ekonomi.

19 Juli 2016 19:10

Para pemodal asing di Bahrain akan dizinkan menguasai seratus persen saham di beragam sektor setelah pemerintah mengesahkan perubahan atas Undang-undang Perusahaan Perdagangan.

Sidang kabinet dipimpin Perdana Menteri Bahrain Pangeran Khalifah bin Salman al-Khalifah kemarin menyetujui aturan itu, seperti dilansir Gulf Daily News.

Undang-undang baru ini untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja bagi warga negara bahrain, dan menarik pebisnis buat berinvestasi di pelbagai sektor ekonomi. Beleid itu juga dimaksudkan untuk menaikkan kinerja pemeerintah dan menghidupkan lagi sejumlah perdagangan tertentu.

"Bahrain akan menciptakan sebuah kesempatan bagus untuk menaikkan peringkatnya dalam indeks Fasilitas Memulai Bisnis, sebuah aset bakal mendorong perusahaan-perusahaan internasional terkemuka berinvestasi di Bahrain - pintu masuk GCC dan kawasan," kata kabinet Bahrain lewat keterangan tertulis.

Menurut Khalid al-Amin, anggota Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Bahrain, cuma soal waktu bagi Bahrain buat mengizinkan kepemilikan asing seratus persen.  

Dua jet Gulfstream 5 merupaan bagian dari skuadron pesawat mata-mata milik Angkatan Udara Israel. (IDF)

Perusahaan Israel dan UEA teken kesepakatan bersejarah untuk perangi Covid-19

Kerjasama ini antara Group 42 dengan Rafael Advanced Defense System dan Israel Aerospace Industries.

Pengendara skuter menutup hidung saat melewati tumpukan sampah di Ibu Kota Beirut, Libanon, Kamis, 23 Juli 2015. (Muhammad Azakir, the Daily Star)

Krisis ekonomi paksa warga Libanon pakai sistem barter buat peroleh kebutuhan dasar

Kursi goyang bayi ditukar dengan susu formula, gaun pengantin dengan alat pengaduk adonan kue elektrik.

Jet pribadi Challenger 604 terbang dari Ibu Kota Tel Aviv, Israel, mendarat di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 22 Oktober 2019. (Flightradar24)

Mulai besok, tarif VAT di Arab Saudi naik jadi 15 persen

Arab Saudi bareng UEA pertama kali memberlakukan VAT senilai lima persen sejak 1 Januari 2018.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Menteri energi Saudi sebut negaranya akan tetap jadi produsen minyak terbesar hingga 2050

Arab Saudi saat ini merupakan penghasil minyak dengan ongkos termurah sejagat, yakni US$ 3 per barel.





comments powered by Disqus