bisnis

Timur Tengah butuh 58 ribu pilot hingga 2035

Dari total kebutuhan global itu, 40 persennya untuk kawasan Asia Pasifik lantaran pertumbuhan pasar penerbangan murah.

30 Juli 2016 02:22

Pabrik pesawat asal Amerika Serikat Boeing menyebutkan Timur Tengah membutuhkan 58 ribu pilot baru untuk memenuhi kebutuhan maskapai dalam 20 tahun ke depan.

Dalam laporan bertajuk 2016 Pilot and Technician Outlook bikinan Boeing, terungkap pula Timur Tengah memerlukan 66 ribu teknisi dan 92 ribu kru kabin baru untuk periode sama.

Secara global, Boeing memperkirakan selama 2016 hingga 2035, industri penerbangan komersial akan membutuhkan 617 ribu pilot, 679 ribu teknisi, dan 814 ribu kru kabin baru.

Saban tahun, industri penerbangan komersial dunia memerlukan tambahan 31 ribu pilot, 35 ribu teknisi, dan 40 ribu kru kabin.  

Dari total kebutuhan global itu, 40 persennya untuk kawasan Asia Pasifik lantaran pertumbuhan pasar penerbangan murah. Sedangkan buat Amerika Utara dipicu oleh pembukaan rute baru di Kuba dan Meksiko. Permintaan di Eropa juga naik karena kian kuatnya pasar intra Uni Eropa.

CEO Bank Hapoalim Dov Ketler bertemu CEO the National Bank of Bahrain Jean Christophe Durand di Ibu Kota Manama, Bahrain, November 2020. (Courtesy)

Dua bank terbesar Israel sepakati kerjasama dengan bank Bahrain

NBB memiliki 29 kantor cabang di Bahrain, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Pesawat Emirates Airline. (Arabian Business)

Tolak layani rute Dubai-Tel Aviv, pilot Emirates Airline ditangguhkan

Emirates membuka rute Dubai-Tel Aviv bulan depan.

Tiga kapal patroli Angkatan Laut Iran menangkap kapal tanker MT Hankook Chemi dari Korea Selatan. (Tasnim News Agency)

Tahan kapal tanker Korea Selatan, Iran tuntut Seoul transfer dana hasil penjualan minyak sebesar Rp 99,6 triliun

Uang hasil penjualan minyak Iran itu dibekukan oleh dua bank di Korea Selatan selama 2,5 tahun.

Anggur Pompeo dari perkebunan anggur Pompeo di permukiman Yahudi Psagot di Tepi Barat, Palestina. (Twitter)

Para pemukim Yahudi di Tepi Barat mulai ekspor produk ke UEA hari ini

Uni Eropa telah menetapkan larangan masuk bagi barang-barang dari permukiman Yahudi di Tepi Barat dan Golan diberi label Bikinan Israel.





comments powered by Disqus