bisnis

Bandar Udara Dubai bakal beroperasi normal Sabtu

"Prosedur evakuasi dilaksanakan secara profesional," ujar Syekh Ahmad bin Said al-Maktum. "Kru kabin paling terakhir keluar dari pesawat."

04 Agustus 2016 23:37

CEO Dubai Airports Paul Griffiths mengatakan Bandar Udara Internasional Dubai bakal beroperasi secara normal dalam 48 jam atau Sabtu pekan ini, setelah pesawat Emirates Airline bernomor penerbangan EK521 kemarin kecelakaan saat mendarat darurat di sana.

"Kenyamanan para penumpang tetap menjadi prioritas kami saat kami tengah berupaya memulai kembali pengperasian bandar udara secara normal," kata Griffiths dalam jumpa pers hari ini, seperti dilansir akun Twitter Dubai Airports. Dia menambahkan landasan kedua sudah bisa dipakai lagi sejak hari ini.

Kecelakaan menimpa pesawat Boeing 777-300 milik Emirates tiba dari India kemarin siang. Sebanyak 282 penumpang dan 18 kru berhasil diselamatkan. Namun petugas pemadam kebakaran bernama Jassim al-Balusyi meninggal saat berupaya mematikan api melalap badan pesawat nahas itu.

Gara-gara kecelakaan ini, Bandar Udara Dubai kemarin ditutup sejak pukul satu siang hingga jam 18.30 waktu setempat.

Untuk memberi kenyamanan kepada semua calon penumpang, seluruh gerai kuliner di Bandar Udara Dubai memberikan makanan kecil dan air minum gratis bagi calon penumpang.

Dalam jumpa pers kemarin di Le Meridien Airport Hotel Dubai, Chairman Emirates Airline Syekh Ahmad bin Said al-Maktum memuji kecepatan dan profesionalisme dari pilot dan kru dalam menyelamatkan semua penumpang sehingga tidak ada korban jiwa.

"Prosedur evakuasi dilaksanakan secara profesional," ujar Syekh Ahmad, seperti dikutip dari akun Twitter Kantor Media Dubai. "Kru kabin paling terakhir keluar dari pesawat."

Pada kesempatan itu, Syekh Ahmad al-Maktum juga meminta maaf kepada semua penumpang Emirates atas ketidaknyamanan akibat kecelakaan itu. 

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Emirates tanggung biaya pengobatan bagi penumpangnya terinfeksi Covid-19

Sebelum muncul pandemi Covid-19 Maret lalu, Emirates - mulai beroperasi sejak Oktober 1985 - melayani 157 kota di 80 negara.

Deretan pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (@emirates/Twitter)

Jumlah karyawan Emirates dipecat bisa bertambah menjadi sembilan ribu orang

Maskapai asal Dubai ini sudah memberhentikan enam ribu staf sejak muncul pandemi Covid-19 Maret lalu.

Pramugari Emirates Airline. (@emirates/Twitter)

Emirates sudah kembalikan uang tiket calon penumpang sebesar Rp 7,2 triliun

Masih ada lebih dari setengah juta calon penumpang Emirates minta dikembalikan duit tiketnya.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Emirates berhentikan lagi staf dan pilotnya

Di awal bulan lalu, Emirates dikabarkan memecat lebih dari seribu pekerjanya, termasuk 700 awak kabin dan 600 pilot.





comments powered by Disqus