bisnis

Mesir sepakati lima kontrak eksplorasi minyak dan gas

Empat kesepakatan pengeboran dan produksi dengan perusahaan asing itu untuk blok di lepas pantai Mediterania, yakni antara perusahaan gas negara EGAS dengan British Petroleum, Eni, Total, dan Edison.

11 Agustus 2016 06:02

Menteri Perminyakan Mesir Tarik al-Mulla kemarin bilang pemerintahnya telah menyepakati lima kontrak pengeboran dan eksplorasi minyak serta gas dengan empat perusahaan asing dan satu perusahaan lokal.

Mesir, dulunya negara pengekspor minyak, kini menjadi importir murni karena melorotnya produksi minyak dan gas mereka serta meningkatnya konsumsi dalam negeri. Negara Nil ini berupaya mempercepat produksi setelah ditemukan sumber minyak dan gas baru.

Empat kesepakatan pengeboran dan produksi dengan perusahaan asing itu untuk blok di lepas pantai Mediterania, yakni antara perusahaan gas negara EGAS dengan British Petroleum, Eni, Total, dan Edison. Satu kontrak lainnya untuk pengeboran minyak di Teluk Suez, antara EGPC dan perusahaan lokal Trident Petroleum.

Mesir saat ini menghasilkan sekitar 3,9 miliar kaki kubik gas sehari dan mengimpor 1,1 miliar kaki kubik gas per hari.

Pesawat Airbus A220 milik EgyptAir, maskapai kepunyaan pemerintah Mesir. (Airbus.com)

Mesir berencana buka penerbangan langsung ke Tel Aviv

Selama beberapa dasawarsa terakhir, rute ke Israel dioperasikan oleh Air Sinai dengan syarat tidak boleh ada bendera Mesir di tubuh pesawat. 

Pesawat Etihad Airways, maskapai asal Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, berencana membuka rute penerbangan ke Ibu Kota Tel Aviv, Israel, pada Maret 2021. (Etihad Airways)

Pandemi Covid-19 sebabkan Etihad rugi Rp 24,3 triliun tahun lalu

Secara keseluruhan sejak 2016, Etihad rugi Rp 104,5 triliun.

Fasilitas minyak milik Saudi Aramco di Kota Jeddah, Arab Saudi, pada 4 Maret 2021 diserang oleh milisi Al-Hutiyun di Yaman. (Twitter)

Al-Hutiyun serang fasilitas minyak Aramco di Jeddah

Al-Hutiyun juga menggunakan peluru kendali Quds 2 saat menyerang lokasi serupa November tahun lalu.

Helikopter nirawak jenis VRT 300 buatan VR-Technologies, produsen helikopter dan pesawat nirawak asal Rusia. (vrtech.aero)

UEA beli 50 persen saham perusahaan produsen helikopter asal Rusia

UEA berencana membeli seratus helikopter VRT 300 dan VRT 500 untuk armada kepolisiannya.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Mesir berencana buka penerbangan langsung ke Tel Aviv

Selama beberapa dasawarsa terakhir, rute ke Israel dioperasikan oleh Air Sinai dengan syarat tidak boleh ada bendera Mesir di tubuh pesawat. 

05 Maret 2021

TERSOHOR