bisnis

IMF dan Mesir sepakati pinjaman US$ 12 miliar

Pinjaman itu bakal dipakai pemerintah Mesir untuk mengangkat permintaan akan dolar Amerika, menurunkan defisit anggaran dan utang pemerintah, menaikkan pertumbuhan ekonomi, serta menciptakan lapangan kerja.

12 Agustus 2016 17:58

IMF (Dana Moneter Internasional) bilang pihaknya telah meneken perjanjian awal dengan Mesir kemarin untuk mengucurkan dana pinjaman US$ 12 miliar dalam tiga tahun buat memperbaiki ekonomi negara Nil itu.

IMF mengatakan pinjaman mesti disetujui Dewan Eksekutif IMF itu bakal dipakai pemerintah Mesir untuk mengangkat permintaan akan dolar Amerika, menurunkan defisit anggaran dan utang pemerintah, menaikkan pertumbuhan ekonomi, serta menciptakan lapangan kerja.

Perekonomian Mesir memburuk sejak Revolusi 2011 - berhasil menggulingkan rezim Husni Mubarak - ditandai dengan inflasi tinggi, kurangnya cadangan devisa, dan menurunnya pelancong serta investasi asing.

Kairo berharap pinjaman itu bisa digunakan untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan meyakinkan calon investor.

Infrastruktur milik Qatargas, produsen gas alam cair terbesar di dunia milik pemerintah Qatar. (Arabian Oil and Gas)

Qatar akan pasok tiga juta ton LNG per tahun ke Kuwait

Qatar merupakan produsen sekaligus eksportir gas terbesar sejagat.

Ladang gas Tamar di Israel. (LNG World News)

Israel mulai ekspor gas ke Mesir

Sesuai kesepakatan, akan memasok 60 miliar kaki kubik LNG dari Blok Leviathan dan 25 miliar kaki kubik dari ladang Tamar selama 15 tahun.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhamnad bin Zayid an-Nahyan menerima kunjungan Presiden Joko Widodo di Istana Qasr al-Watan di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 12 Januari 2020. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Indonesia gandeng UEA buat bangun ibu kota baru di Kalimantan Timur

Indonesia dan UEA teken perjanjian investasi senilai Rp 312 triliun.

Pantai di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. (labuanbajotour.com)

Qatar akan bangun tiga hotel di Labuan Bajo senilai hampir Rp 7 triliun

Qatar juga mempunyai proyek investasi di kawasan ekonomi khusus Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.   





comments powered by Disqus