bisnis

Arab Saudi akan bangun dua jembatan baru ke Bahrain dan Qatar

Panjangnya 40 kilometer dan 25 kilometer.

23 Agustus 2016 23:37

Arab Saudi bakal membangun dua jembatan menghubungkan negara Kabah itu dengan Bahrain dan Qatar dalam waktu dekat.

"Salah satu dari dua jembatan itu, panjangnya 40 kilometer, diperkirakan dibangun antara Al-Ahsa dan Bahrain," kata Sekretaris Provinsi Al-Ahsa Adil bin Muhammad al-Malham. Jembatan itu berjarak seratus kilometer dari Jembatan Raja Fahad dan 380 kilometer dari Riyadh."

Dia bilang satu jembatan lagi akan dibangun menghubungkan Al-Ahsa dengan Qatar panjangnya 25 kilometer. "Jembatan ini akan berjarak 70 kilometer dari jembatan Al-Ahsa-Bahrain telah direncanakan dan 425 kilometer dari Riyadh," ujar Malham dalam presentasi telah dia sampaikan dalam konferensi antar provinsi negara Arab Teluk kesembilan di Qatar, menyoroti masa depan visi pembangunan untuk kerja sama antara Arab Saudi dan lima negara Arab Teluk lainnya.

Malham menjelaskan visi itu berisi beragam elemen, termasuk jembatan besi Arab, Poros Teluk Arab, akses Salwa dengan Qatar, akses Al-Batha dengan Uni Emirat Arab, akses Syaibah dengan Oman, rencana pembangunan pelabuhan Al-Aqir, pelabuhan Ras Abu Qamis, Bandar Udara Internasional Ahsa, pelabuhan di Al-Batha dan Al-Aqir.

Menteri Transportasi dan Telekomunikasi Bahrain Kamal bin Ahmad mengungkapkan jembatan kedua Saudi-Bahrain bakal dibangun itu akan meliputi jalan dan rel kereta.

Helikopter nirawak jenis VRT 300 buatan VR-Technologies, produsen helikopter dan pesawat nirawak asal Rusia. (vrtech.aero)

UEA beli 50 persen saham perusahaan produsen helikopter asal Rusia

UEA berencana membeli seratus helikopter VRT 300 dan VRT 500 untuk armada kepolisiannya.

Ladang gas Leviathan milik Israel di Laut Mediterania. (Albatross)

Mesir dan Israel sepakat bangun jaringan pipa gas hubungkan kedua negara

Israel mulai menghasilkan gas dari Leviathan pada Desember 2019 dan sejak Januari tahun lalu mengekspor ke Mesir.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu beepose bareng tamunya Menteri Perminyakan Mesir Tariq al-Mulla (kiri) dan Menteri Energi Israel Yuval Steinitz di Yerusalem, 21 Februari 2021. (Kobi Gideon/GPO)

Pertama sejak 2016, pejabat senior Mesir kunjungi Israel

Lawatan Tariq al-Mulla itu untuk membahas kerjasama energi antara kedua negara.

Pesawat Flydubai, maskapai asal Dubai, Uni Emirat Arab. (Business Traveller)

Sedari normalisasi, nilai perdagangan Dubai-Israel Rp 3,8 triliun

Dua pertiganya adalah ekspor Dubai ke Israel.





comments powered by Disqus