bisnis

Mesir akan berlakukan VAT 13 persen

Berlaku tahun anggaran 2016-2017. Tahun anggaran berikutnya VAT naik menjadi 14 persen.

30 Agustus 2016 10:32

Parlemen Mesir kemarin mengesahkan undang-undang pemberlakuan VAT (pajak pertambahan nilai) sebesar 13 persen dan bakal dinaikkan menjadi 14 persen di tahun anggaran berikutnya. Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk mereformasi ekonomi dan mengurangi defisit.

Pembahasan di parlemen berlangsung berminggu-minggu, dengan lusinan anggota menolak rencana awal pemerintah buat menerapkan VAT 14 persen. Mereka khawatir VAT itu akan menaikkan inflasi dan mengancam puluhan juta rakyat miskin.

Komite anggaran parlemen telah berupaya mengurangi rasio VAT menjadi 12 persen. Namun kebuntuan pecah Ahad lalu setelah Menteri Keuangan Amir al-Garhi mengusulkan 13 persen sebagai angka kompromi, berlaku selama tahun anggaran 2016-2017.

"Beleid itu telah disahkan dan mendapat persetujuan akhir. VAT akan diberlakukan tahun ini sebesar 13 persen dan mulai tahun depan menjadi 14 persen," kata Yasir Umar, anggota komite anggaran parlemen Mesir. Dia menjelaskan reformasi pajak diperlukan negara Nil itu untuk memulai proses reformasi ekonominya.  

Undang-undang VAT itu dibentuk berdasarkan kesepakatan pinjaman US$ 12 miliar dengan IMF (Dana Moneter Internasional) dicapai awal bulan ini. Utang dari IMF tersebut berjangka tiga tahun.

Kairo juga telah menyetujui pinjaman US$ 3 miliar bermasa tiga tahun dengan Bank Dunia Desember tahun lalu.

Riham ad-Disoki, ahli ekonomi senior di Arqaam Capital, menilai pemberlakuan VAT ini membuktikan komitmen pemerintah untuk mereformasi ekonomi. Dia memperkirakan VAT bakal meningkatkan pendapatan negara dan mengurangi defisit.

VAT itu akan menggantikan pajak penjualan, dinilai para ahli ekonomi telah menciptakan distorsi pasar. Namun VAT tidak berlaku bagi barang dan layanan dasar untuk melindungi kaum miskin.

Perekonomian Mesir ambruk setelah Revolusi 2011 mengakibatkan ketidakstabilan politik sehingga membuat lari pelancong dan investasi asing, dua sumber utama pendapatan negara.  

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

UEA setop keluarkan visa bagi 13 negara muslim

Kebijakan ini keluar setelah UEA membina hubungan resmi dengan Israel.

Pesawat Flydubai, maskapai asal Dubai, Uni Emirat Arab. (Twitter)

Flydubai mulai layani rute Dubai-Tel Aviv hari ini

Dua maskapai Israel, El Al dan Israir, akan mulai membuka rute Dubai-Tel Aviv bulan depan. 

Kantor pemerintah Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

UEA izinkan orang asing miliki seratus persen saham perusahaan

Aturan itu merupakan bagian dari upaya negara Arab Teluk ini membuka ekonominya bagi semua warga negara asing.

Ilustrasi perempuan Arab sedang berbicara di telepon seluler. (Arab News)

Google akan pasang kabel Internet menghubungkan Arab Saudi dan Israel

Kabel fiber optik Saudi-Israel ini bagian dari proyek pembangunan jaringan Internet global baru dari India sampai Eropa. 





comments powered by Disqus