bisnis

Kuwait siapkan US$ 1 miliar buat biaya berobat warganya di luar negeri

Kuwait masih memiliki utang US$ 500 juta ongkos pengobatan warganya di rumah-rumah sakit di Eropa dan Amerika Serikat.

03 September 2016 08:05

Pemerintah Kuwait telah mengesahkan anggaran US$ 1 miliar untuk membiayai pengobatan warga negaranya di luar negeri.

Kebijakan ini keluar di tengah upaya pemerintah negara Arab Teluk itu untukmelunasi tunggakan US$ 500 juta ongkos pengobatan warga negara Kuwait di rumah-rumah sakit di Eropa dan Amerika Serikat, seperti dilansir Kuwait Times.

Kementerian Keuangan Kuwait bilang tunggakan biaya pengobatan itu lantaran kesalahan manajemen dilakukan oleh Kementerian Kesehatan. Namun Kementerian Kesehatan mengatakan semua pengeluaran untuk membiayai pengobatan warga Kuwait di luar negeri atas persetujuan sebelas pengawas independen.

Sejumlah sumber mengungkapkan rumah-rumah sakit di Eropa dan Amerika Serikat berencana melakukan gugatan hukum jika Kuwait gagal membayar utang biaya pengobatan warganya.

Sejak Januari hingga Agustus tahun ini, hampir US$ 1 miliar telah digelontorkan untuk biaya pengobatan warga negara Kuwait di negara lain.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Bin Salman jamin tidak akan pernah berlakukan pajak penghasilan bagi warga Saudi

Baru empat dari negara Arab Teluk menerapkan VAT, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Oman. 

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 





comments powered by Disqus