bisnis

Fitch prediksi defisit Arab Saudi tetap tinggi hingga 2018

Utang pemerintah diprediksi naik menjadi 14,7 persen dari produk domestik bruto hingga akhir tahun ini, dari 1,6 persen pada 2014.

11 September 2016 16:27

Fitch Ratings memperkirakan Arab Saudi akan tetap mengalami defisit anggaran dalam jumlah besar hingga 2018.

Lembaga pemeringkatan ini menyebutkan defisit negara Kabah itu tahun ini 13,8 persen dari total produk domestik bruto, turun menjadi 11,2 persen tahun ini dan 6,8 persen tahun depan, hingga defisit tersebut anjlok menjadi 2,4 persen pada 2018.

Fitch menjelaskan melorotnya defisit Arab Saudi lantaran harga minyak mentah global melonjak dan juga didorong oleh Program Transformasi Nasional dirilis Juni lalu. Fitch menegaskan kembali peringkat utang Arab Saudi tetap AA-.

Ftch menyebutkan selama tujuh bulan pertama tahun ini cadangan devisa di SAMA (Otoritas Moneter Arab Saudi) anjlok menjadi 1.070 riyal atau 46 persen dari produk domestik bruto. Utang pemerintah diprediksi naik menjadi 14,7 persen dari produk domestik bruto hingga akhir tahun ini, dari 1,6 persen pada 2014, namun masih di bawah median 38,7 persen untuk kategori AA-.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Arab Saudi proyeksikan defisit Rp 699 triliun pada 2020

"Privatisasi adalah prioritas utama pemerintah," ujar Muhammad al-Jadaan.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi proyeksikan defisit Rp 698 triliun pada 2020

IMF pernah memprediksi Saudi bebas dari defisit pada 2023.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (alriyadh.com)

Arab Saudi defisit Rp 125 triliun di kuartal kedua tahun ini

Ketimbang periode serupa tahun lalu, pengeluaran di kuartal kedua tahun ini naik lima persen, dengan 27 persen kenaikan di belanja modal dan 71 persen untuk subsidi.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

IMF prediksi Arab Saudi alami defisit 6,5 persen

IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi negeri Dua Kota Suci itu tahun ini sebesar 1,9 persen.





comments powered by Disqus