bisnis

Tunisia sahkan undang-undang investasi

Investasi asing di Tunisia anjlok setelah Revolusi 2011, dari US$ 1,58 miliar pada 2010 menjadi US$ 904 juta tahun lalu.

18 September 2016 05:24

Parlemen Tunisia kemarin mengesahkan sebuah undang-undang sudah lama tertunda buat menggaet investasi asing. Beleid investasi ini merupakan salah satu reformasi kunci diminta IMF (Dana Moneter Internasional) dan Bank Dunia.  

Beleid mulanya diharapkan keluar pada 2012 terganjal konflik antar partai politik dan perubahan pemerintahan setelah revolusi mampu melengserkan Presiden Zainal Abidin bin Ali lima tahun lalu.

Undang-undang investasi itu bakal memberikan fleksibilitas kepada para penanam modal luar negeri untuk mentransfer dana, termasuk keuntungan, keluar dari Tunisia, dan menghapus pajak laba atas proyek-proyek besar selama satu dasawarsa.

Beleid ini juga mewajibkan pembentukan lembaga dana investasi negara, bertugas membantu mendanai proyek-proyek infrastruktur dan mendanai para investor ingin segera meluncurkan proyek-proyek besar di wilayah-wilayah terpinggirkan di Tunisia.

Dana investasi negara ini merupakan satu-satunya lembaga berwenang berurusan dengan investor asing dan memfasilitasi prosedur administrasi soal investasi di Tunisia.  

Investasi asing di Tunisia anjlok setelah Revolusi 2011, dari US$ 1,58 miliar pada 2010 menjadi US$ 904 juta tahun lalu.  

Daftar produk Turki diserukan untuk diboikot di Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi boikot produk Turki

Saudi juga terus berkampanye untuk mencegah warganya bepergian ke Turki dengan alasan tidak aman.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Pertumbuhan ekonomi Arab Saudi tahun ini diprediksi minus 5,2 persen

IIF menaksir arus modal keluar dari Saudi tahun ini sebesar US$ 99 miliar ketimbang arus modal masuk senilai US$ 63 miliar.

Dubai Ports World. (Arabian Business)

Konglomerat Israel berencana investasi di Indonesia

Delapan tahun lalu, Shlomi Fogel mendapat undangan dari seorang konglomerat di Indonesia untuk datang membahas rencana investasi di tanah air.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuan bilateral di Singapura, 20 Februari 2017. (Facebook/Lee Hsien Loong)

Prihatin atas krisis ekonomi akibat Covid-19, presiden Israel minta gajinya dipotong 10 persen

Pemerintah Israel kemarin memutuskan memotong gaji semua anggota kabinet, termasuk perdana menteri, dan seluruh anggota Knesset.





comments powered by Disqus