bisnis

Qatar akan gelontorkan US$ 3,3 miliar untuk tingkatkan infrastruktur

Tiga dari proyek-proyek itu berlokasi di Kawasan Industri Doha.

18 September 2016 15:01

Sejak Maret 2014, Qatar telah mencadangkan anggaran US$ 3,3 miliar untuk meningkatkan infrastruktur melalui 29 proyek di seantero negara Arab Teluk itu, menurut laporan tahunan dari the Public Works Authority Ashghal.

Tiga dari proyek-proyek itu berlokasi di Kawasan Industri Doha, seperti dilansir Gulf Times.

Alokasi anggaran untuk proyek paket pertama sebesar US$ 384 juta buat meningkatkan fasilitas infrastruktur dan jalan di Kawasan Industri Doha. Proyek paket dua dianggarkan US$ 340 juta untuk pembangunan di areal seluas 3,5 juta meter persegi dan pembangunan jalan sepanjang 39 kilometer.

Proyek di lahan seluas 3,5 juta meter persegi itu termasuk pemasangan sistem transportasi cerdas, penguatan sistem drainase, penerangan jalan, serta relokasi dan peningkatan fasilitas sudah ada.

Proyek-proyek kunci lainnya terdapat di Wukair Utara dengan anggaran US$ 185 juta serta Al-Khisa Utara dan Selatan dianggarkan US$ 181 juta. Beragam proyek ini termasuk pengerjaan jalan-jalan saling terhubung, pembangunan jalur sepeda dan saluran pembuangan kotoran.

Proyek peningkatan infrastruktur lainnya akan dibangun di Bani Hajar Utara dan Raudat Abal Hiran, masing-masing memperoleh alokasi dana US$ 182 juta dan US$ 150 juta.

Helikopter nirawak jenis VRT 300 buatan VR-Technologies, produsen helikopter dan pesawat nirawak asal Rusia. (vrtech.aero)

UEA beli 50 persen saham perusahaan produsen helikopter asal Rusia

UEA berencana membeli seratus helikopter VRT 300 dan VRT 500 untuk armada kepolisiannya.

Ladang gas Leviathan milik Israel di Laut Mediterania. (Albatross)

Mesir dan Israel sepakat bangun jaringan pipa gas hubungkan kedua negara

Israel mulai menghasilkan gas dari Leviathan pada Desember 2019 dan sejak Januari tahun lalu mengekspor ke Mesir.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu beepose bareng tamunya Menteri Perminyakan Mesir Tariq al-Mulla (kiri) dan Menteri Energi Israel Yuval Steinitz di Yerusalem, 21 Februari 2021. (Kobi Gideon/GPO)

Pertama sejak 2016, pejabat senior Mesir kunjungi Israel

Lawatan Tariq al-Mulla itu untuk membahas kerjasama energi antara kedua negara.

Pesawat Flydubai, maskapai asal Dubai, Uni Emirat Arab. (Business Traveller)

Sedari normalisasi, nilai perdagangan Dubai-Israel Rp 3,8 triliun

Dua pertiganya adalah ekspor Dubai ke Israel.





comments powered by Disqus