bisnis

Aramco targetkan IPO pada 2018

Aramco ingin menaikkan tingkat perolehan minyak menjadi 70 persen dari 50-55 persen saat ini.

28 September 2016 09:37

Saudi Aramco menargetkan 2018 untuk melakukan IPO (penjualan saham perdana).

"Target IPO pada 2018," kata CEO Saudi Aramco Amin Nasir dalam sebuah konferensi soal energi berlangsung di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, pekan ini. Dia menekankan saham Aramco bakal dilepas di bursa saham Saudi dan kemungkinan di bursa internasional.

Nasir mengatakan Aramco masih menjajaki kemungkinan melepas saham ke bursa di New York, Hong Kong, dan London.

Wakil Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman beberapa bulan lalu bilang Aramco bakal melepas lima persen sahamnya ke bursa. IPO Aramco ini merupakan bagian dari Visi 2030, bertujuan mengurangi ketergantungan pendapatan Saudi dari sektor minyak.

Pangeran Muhammad bin Salman menjelaskan uang dari hasil IPO Aramco itu bakal dipakai buat berinvestasi di luar negeri. Sejumlah pihak memperkirakan lima persen saham Aramco bakal dilepas ke bursa itu nilainya mencapai US$ 2,5 triliun, IPO saham terbesar sepanjang sejarah dunia.

Amin Nasir memperkirakan fluktuasi harga minyak bakal berlangsung di beberapa tahun mendatang. "Meski harga minyak mulai beranjak dari titik terendah, namun masih lemah," ujarnya.

Dia menambahkan Aramco tengah bekerja sama dengan para rekanan dari Cina buat mencari lokasi untuk membangun fasilitas penyimpanan minyak. Dia mengatakan Aramco ingin menaikkan tingkat perolehan minyak menjadi 70 persen dari 50-55 persen saat ini.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Saudi temukan empat ladang minyak dan gas baru

Dari sumur nomor 2 di Ar-Risy, bisa memperoleh 4.452 barel minyak Arab Extra Light dan 3,2 juta kaki kubik gas per hari.

CEO Saudi Aramco Amin Nasir. (Arab News)

Aramco naikkan produksi minyaknya menjadi 12 juta barel sehari

Permintaan akan minyak di kuartal kedua 2020 diperkirakan sebesar 20-25 juta barel per hari.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bikin sejarah, Arab Saudi produksi lebih dari 12 juta barel minyak sehari

Dalam rekaman video pendek, Aramco memperlihatkan 18,8 juta barel minyak tengah dimasukkan ke dalam 15 kapal tanker untuk ekspor.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman didampingi Chairman Saudi Aramco yasir ar-Rumayyan dan CEO Aramco Amin Nasir dalam jupa pers di Kota Jeddah, 17 September 2019. (Saudi Gazette)

Produksi minyak Saudi kembali normal akhir bulan ini

Pangeran Abdul Aziz mengatakan produksi minyak rata-rata Saudi pada bulan ini dan bulan depan sebesar 9,89 juta barel tiap hari.





comments powered by Disqus