bisnis

Saudi berlakukan tarif visa

Untuk visa sekali kunjungan dua ribu riyal, sedangkan visa bolak balik bermasa setengah tahun tiga ribu riyal, berjangka setahun lima ribu riyal, dan visa bolak balik buat dua tahun harganya delapan ribu riyal.

02 Oktober 2016 22:52

Arab Saudi mulai memberlakukan tarif visa sejak kemarin, sebagai bagian dari kebijakan untuk tidak lagi mengandalkan pendapatan negara dari sektor minyak.

Tarif visa itu berlaku bagi pelancong, jamaah umrah atau haji, dan pebisnis. Hanya saja, tarif visa ini tidak dikenakan kepada jamaah umrah atau haji untuk pertama kali.

Untuk visa sekali kunjungan dua ribu riyal, sedangkan visa bolak balik bermasa setengah tahun tiga ribu riyal, berjangka setahun lima ribu riyal, dan visa bolak balik buat dua tahun harganya delapan ribu riyal.

Visa transit sebesar 300 riyal juga diberlakukan.

Melorotnya harga minyak mentah global sejak pertengahan 2014 membikin Arab Saudi melakukan reformasi, termasuk privatisasi, mencabut subsidi energi, dan rencana menerapkan VAT (pajak pertambahan nilai) sudah disepakati dengan lima negara anggota GCC (Dewan Kerja Sama Teluk) lainnya.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Arab Saudi alami defisit Rp 160 triliun di kuartal ketiga 2020

Secara keseluruhan, pendapatan Saudi dari bidang di luar minyak meroket hingga 63 persen ketimbang tahun lalu.

Riyadh, Arab Saudi. (wikimedia commons)

Arab Saudi proyeksikan defisit tahun ini sebesar 12 persen

Negara Kabah itu memperkirakan pertumbuhan ekonominya tahun ini akan minus 3,8 persen, lebih optimistis ketimbang taksiran IMF, yakni minus 6,8 persen.

Wakil Presiden Jusuf Kalla melepas keberangkatan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz ke Brunei Darussalam di Bandar Udara Halim Perdana kusuma, Jakarta, 4 Maret 2017. (TMW)

Gaji Raja Salman Rp 11,8 triliun sebulan

Utang pemerintah Arab Saudi melonjak 1.560 persen sejak Raja Salman bin Abdul Aziz berkuasa pada Januari 2015, menurut data dilansir Bank Dunia.

Riyadh, Arab Saudi. (wikimedia commons)

Arab Saudi alami defisit Rp 427 triliun di kuartal kedua 2020

IMF telah memperkirakan negeri Dua Kota Suci ini bakal menderita defisit sampai 2023.





comments powered by Disqus