bisnis

Cadangan devisa Irak anjlok menjadi US$ 50 miliar

Perdana Menteri Haidar Abadi berencana mengurangi defisit hingga 38 persen tahun depan.

06 Oktober 2016 06:34

Gubernur Bank Sentral Irak Ali al-Alak bilang cadangan devisa negaranya telah anjlok menjadi US$ 50 miliar, seperti dilansir surat kabar resmi As-Sabah kemarin.

Menurut IMF (Dana Moneter Internasional) Januari lalu, cadangan devisa Irak masih US$ 59 miliar pada akhir Oktober 2015.

Seperti negara-negara Arab pengekspor minyak lainnya, Irak mengalami defisit lantaran melorotnya harga minyak mentah global sejak pertengahan 2014. Situasi ini kian diperparah karena mewabahnya korupsi dan perang tengah dilancarkan terhadap milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).

Perdana Menteri Irak Haidar al-Abadi Selasa pekan ini mengumumkan rencana mengurangi defisit hingga 38 persen tahun depan, dengan cara mengurangi belanja negara dan meningkatkan ekspor minyak. Proyeksi ini berdasarkan prediksi harga emas hitam dunia bakal melonjak.

Infrastruktur milik Qatargas, produsen gas alam cair terbesar di dunia milik pemerintah Qatar. (Arabian Oil and Gas)

Qatar akan pasok tiga juta ton LNG per tahun ke Kuwait

Qatar merupakan produsen sekaligus eksportir gas terbesar sejagat.

Ladang gas Tamar di Israel. (LNG World News)

Israel mulai ekspor gas ke Mesir

Sesuai kesepakatan, akan memasok 60 miliar kaki kubik LNG dari Blok Leviathan dan 25 miliar kaki kubik dari ladang Tamar selama 15 tahun.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhamnad bin Zayid an-Nahyan menerima kunjungan Presiden Joko Widodo di Istana Qasr al-Watan di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 12 Januari 2020. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Indonesia gandeng UEA buat bangun ibu kota baru di Kalimantan Timur

Indonesia dan UEA teken perjanjian investasi senilai Rp 312 triliun.

Pantai di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. (labuanbajotour.com)

Qatar akan bangun tiga hotel di Labuan Bajo senilai hampir Rp 7 triliun

Qatar juga mempunyai proyek investasi di kawasan ekonomi khusus Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.   





comments powered by Disqus