bisnis

Kadin Timur Tengah dorong Kesultanan Banten buka hubungan dengan Saudi

Ulama asal Banten Syekh Nawawi pernah menjadi imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah

12 Oktober 2016 10:35

Muhammad Hasan Gaido, Ketua Komite Bilateral Timur Tengah Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Indnesia, bilang Kesultanan Banten mesti membuka kembali dan mengembangkan hubungan dengan Arab Saudi. Sebab kedua pihak memiliki hubungan sejarah kuat.

"Kesultanan Banten mestinya membuka hubungan diplomasi kebudayaan dan ekonomi dengan Kerajaan Saudi," kata Hasan Gaido kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp semalam. Dia mengatakan telah menyampaikan gagasan ini dalam pertemuan sorenya dengan Sultan Banten Ratu Bagus Bambang Wisanggeni Soeryaatmaja, Sekretaris Jenderal ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) Banten Mohammad Safari, dan Ketua Yayasan Kadin Banten Anang Rachmatullah di Hotel Borobudur, Jakarta,

Hasan Gaido menambahkan dia akan mendorong terciptanya kerja sama antara Kadin Arab Saudi dan Kadin Banten, agar hubungan perdagangan kedua pihak bisa ikut mempercepat perkembangan ekonomi masyarakat Banten.

Dalam kesempatan itu, Bambang Wisanggeni mengakui hubungan historis antara Saudi dan Banten bisa dikembangkan lebih lanjut. "Dulu, Syekh Nawawi merupakan ulama Banten menjadi imam Masjid Al-Haram (di Kota Makkah). Bahkan kini, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Muhammad Salih bin Tahir al-Bantani berasal dari Banten.

Untuk mewujudkan hal ini, Bambang Wisanggeni meminta Hasan Gaido membantu upaya merekatkan kembali hubungan kebudayaan dan perdagangan antara Banten dan Saudi.

Anang Rachmatullah menjelaskan potensi ekonomi, perdagangan, dan pariwisata Banten bisa menjadi salah satu prioritas pembangunan pemerintah provinsi. "Kehadiran Kesultanan Banten di tengah masyarakat adalah momentum untuk menjadikan Provinsi Banten lebih maju dan berdaya saing dan diakui dunia,"tuturnya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpose bareng anjing peliharaan keluarganya, Kaiya, di kediaman resminya di Yerusalem. (@netanyahu/Twitter)

Netanyahu luncurkan bantuan uang tunai bagi warga terdampak Covid-19

Warga Israel bekerja serabutan akan menerima bantuan fulus hingga Rp 31,2 juta.

Ibu Kota Manama, Bahrain. (George Mathew/Flickr)

Bahrain tanggung 50 persen gaji semua warganya bekerja di perusahaan swasta

Bahrain juga menggratiskan tarif listrik dan air bagi warganya. Kebijakan ini sudah berlangsung sejak April lalu.

Deretan pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (@emirates/Twitter)

Jumlah karyawan Emirates dipecat bisa bertambah menjadi sembilan ribu orang

Maskapai asal Dubai ini sudah memberhentikan enam ribu staf sejak muncul pandemi Covid-19 Maret lalu.

Pompa bensin di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Harga bensin di Arab Saudi naik lagi

Pada April dan Mei lalu harga bensin di negara Kabah itu melorot. 





comments powered by Disqus