bisnis

Konglomerat Dubai berencana luncurkan aplikasi buat saingi WhatsApp

Hingga Februari tahun ini, WhatsApp dipakai sekitar satu miliar orang.

26 Oktober 2016 10:11

Muhammad Alabbar, konglomerat asal Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), berencana meluncurkan aplikasi telepon seluler untuk menyaingi WhatsApp.

Pemilik perusahaan properti Emaar Properties ini membenarkan aplikasi saingan WhatsApp itu bakal menggunakan bahasa Arab, dengan sasaran kawasan Timur Tengah atau para pengguna bahasa Arab. "Ya, segera, untuk regional," kata Alabbar ketika ditanya wartawan di sela sebuah konferensi di Kota Dubai kemarin.

Emaar Properties adalah perusahaan membangun Burj Khalifah, bangunan terjangkung sejagat saat ini dengan ketinggian 829,8 meter. Emaar Properties juga telah memulai proyek menara tertinggi di dunia, lebih jangkung seratus meter ketimbang Burj Khalifah. Lokasinya di Dubai pula.

Penetrasi telepon seluler di kawasan Arab Teluk termasuk tertinggi di dunia. Kuwait, Arab Saudi, dan UEA masuk dalam daftar tujuh negara pengguna telepon seluler terbanyak di planet ini, rata-rata tiap orang memiliki dua telepon seluler.

Alabbar memang sudah mulai merambah bisnis di sektor teknologi informasi dan komunikasi. Dia berada di belakang sebuah perusahaan investasi Juli lalu membeli perusahaan logistik Aramex, menurut seorang sumber, merupakan bagian dari strategi untuk membangun penjualan daring untuk dunia Arab.

Hingga Februari tahun ini, WhatsApp dipakai sekitar satu miliar orang, menjadi aplikasi pesan paling populer. Pada 19 Februari 2014, Facebook Inc. membeli WhatsApp Inc. seharga US$ 19,3 miliar.

Infrastruktur milik Qatargas, produsen gas alam cair terbesar di dunia milik pemerintah Qatar. (Arabian Oil and Gas)

Qatar akan pasok tiga juta ton LNG per tahun ke Kuwait

Qatar merupakan produsen sekaligus eksportir gas terbesar sejagat.

Ladang gas Tamar di Israel. (LNG World News)

Israel mulai ekspor gas ke Mesir

Sesuai kesepakatan, akan memasok 60 miliar kaki kubik LNG dari Blok Leviathan dan 25 miliar kaki kubik dari ladang Tamar selama 15 tahun.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhamnad bin Zayid an-Nahyan menerima kunjungan Presiden Joko Widodo di Istana Qasr al-Watan di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 12 Januari 2020. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Indonesia gandeng UEA buat bangun ibu kota baru di Kalimantan Timur

Indonesia dan UEA teken perjanjian investasi senilai Rp 312 triliun.

Pantai di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. (labuanbajotour.com)

Qatar akan bangun tiga hotel di Labuan Bajo senilai hampir Rp 7 triliun

Qatar juga mempunyai proyek investasi di kawasan ekonomi khusus Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.   





comments powered by Disqus