bisnis

Arab Saudi berencana berlakukan listrik pra bayar

Rencana ini bagian dari upaya pemerintah Arab Saudi untuk mengurangi konsumsi listrik di negara Kabah itu.

13 Desember 2016 10:20

Perusahaan listrik negara the Saudi Electricity Company (SEC) berencana memberlakukan meteran pra bayar bagi pelanggan baru, seperti dilansir Saudi Gazette.

Juru bicara SEC Abdullah ar-Rakaf bilang rencana ini bagian dari upaya pemerintah Arab Saudi untuk mengurangi konsumsi listrik di negara Kabah itu.

Dengan memakai meteran pra bayar, konsumen rumah tangga bisa mengontrol pemakaian listrik sesuai kebutuhan saban bulan.

Saudi Gazette melaporkan SEC bakal mengumumkan tarif dan kriteria bagi pemasangan meteran listrik pra bayar dalam beberapa pekan mendatang.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Kuwait akan berhentikan 50 persen ekspatriat di sektor pemerintah

Perdana Menteri Kuwait Syekh Sabah al-Khalid as-Sabah Juni lalu mengajukan proposal untuk mengurangi jumlah ekspatriat dari 70 menjadi 30 persen.

Riyadh, Arab Saudi. (wikimedia commons)

Arab Saudi alami defisit Rp 427 triliun di kuartal kedua 2020

IMF telah memperkirakan negeri Dua Kota Suci ini bakal menderita defisit sampai 2023.

Bagan tarif listrik di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Tarif listrik di Arab Saudi naik 300 persen sejak hari ini

Lebih dari 70 persen listrik dipakai untuk sistem pendingin udara.





comments powered by Disqus