bisnis

Kenangan mendiang di Pasar Mati

Pakaian dijual di pasar itu peninggalan orang sudah meninggal.

16 Januari 2017 03:53

Ada satu pasar amat termasyhur di Kota Jeddah, Arab Saudi. Namanya Pasar Mati karena pakaian dijual di sana merupakan peninggalan orang-orang sudah meninggal.

Beragam pakaian dijual di Pasar Mati, nama sebenarnya Pasar As-Sawarikh, adalah sumbangan dari orang-orang yang kerabatnya baru saja wafat. Para pedagang kemudian menjual pakaian-pakaian hasil donasi itu seharga 5-20 riyal per potongnya.

Peneliti ekonomi Muhammad Ali Salim bilang para pembeli di Pasar Mati biasanya imigran Afrika dan Asia berpenghasilan minim. Dia menekankan pasar itu menjadi terkenal karena ada juga pakaian bermerek mahal dijual di sana. Sebagian barang dagangan berasal dari kelebihan stok dan pakaian bekas.

As-Sawarikh dianggap sebagai pasar terbesar sejagat karena menempati lahan lebih dari satu juta meter persegi dan dihuni 15 ribu kios. Selain itu ada seribu toko menjual potongan logam dan barang-barang bekas lainnya.

Pasar Mati atau As-Sawarikh merupakan salah satu lokasi paling tersohor di Jeddah. Pasar ini sudah ada sejak tiga dasawarsa lalu.

Disebut As-Sawarikh karena lokasinya dekat dengan pangkalan militer di selatan Jeddah.

 

Lokasi pembajakan kapal di perairan Fujairah, Uni Emirat Arab, 4 Agustus 2021. (Googlemap)

Pembajakan kapal sedang terjadi di perairan UEA

Pekan lalu, sebuah kapal tanker dioperasikan oleh perusahaan milik konglomerat Israel diserang dan menewaskan dua krunya.

Kapal tanker dioperasikan oleh Zodiac Maritime, perusahaan milik taipan Israel bernama Eyal Ofer, diserang di Laut Arab pada 29 Juli 2021. (Maritime Traffic)

Serangan terhadap kapal tanker Israel tewaskan dua kru

Korban terbunuh adalah warga Inggris dan Rumania.

Kapal tanker Mercer Street berbendera Liberia dioperasikan oleh perusahaan asal Israel, Zodiac Maritime. (Fletmon)

Kapal tanker dioperasikan perusahaan Israel diserang di Laut Arab

Mercer Street berbendera Liberia milik perusahaan Jepang.

Dealer resmi mobil Changan produksi Cina di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Eye of Riyadh)

Makin banyak warga Saudi minati mobil Cina

Tahun lalu, Saudi menempati peringkat pertama dalam daftar sepuluh negara tujuan ekspor mobil Cina, yakni sebanyak 97.780 unit.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Pembajakan kapal sedang terjadi di perairan UEA

Pekan lalu, sebuah kapal tanker dioperasikan oleh perusahaan milik konglomerat Israel diserang dan menewaskan dua krunya.

04 Agustus 2021

TERSOHOR