bisnis

Libanon mulai produksi minyak tahun depan

Libanon sudah membuka lelang buat lima blok minyak.

02 Februari 2017 15:20

Presiden Michel Aun Selasa lalu bilang negaranya mulai memproduksi mintak tahun depan. Dia menambahkan pendapatan dari sektor minyak itu akan dimasukkan dalam dana investasi negara.

"Segala pendapatan negara akan dipakai untukkepentingan rakyat Libanon," kata Aun dalam pertemuan dengan sebuah asosiasi media.

Aun menambahkan dari sektor minyak dan gas itu bakal digunakan untuk beram proyek pembangunan. Dia berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur di negara pernah dilanda perang saudara pada 1975-1990.

Libanon sudah meluncurkan proyek eksplorasi munyak dan gas setelah mandek tiga tahun.

Menteri Energi dan Air Libanon Cesar Abu Khalil pekan lalu bilang pihaknya telah membuka tender atas lima ladang minyak.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Kuwait akan berhentikan 50 persen ekspatriat di sektor pemerintah

Perdana Menteri Kuwait Syekh Sabah al-Khalid as-Sabah Juni lalu mengajukan proposal untuk mengurangi jumlah ekspatriat dari 70 menjadi 30 persen.

Riyadh, Arab Saudi. (wikimedia commons)

Arab Saudi alami defisit Rp 427 triliun di kuartal kedua 2020

IMF telah memperkirakan negeri Dua Kota Suci ini bakal menderita defisit sampai 2023.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Defisit enam negara Arab Teluk tahun ini bisa tembus Rp 2.648 triliun

Utang pemerintah keenam negara Arab Teluk itu sampai 2023 diperkirakan sebesar Rp 4.559,5 triliun.





comments powered by Disqus