bisnis

Saudi buka seleksi calon peserta tender proyek listrik tenaga surya

Negara pengekspor minyak terbesar sejagat ini menargetkan 9,5 gigawatt listrik dari energi terbarukan pada 2023.

21 Februari 2017 07:10

Arab Saudi mulai membuka seleksi bagi calon peserta tender untuk dua proyek pembangkit listrik tenaga surya dan angin.

Negara pengekspor minyak terbesar sejagat ini mulai mengundang perusahaan domestik dan luar negeri untuk mengikuti proses seleksi calon peserta tender untuk kedua proyek itu.

Lewat keterangan tertulis, Kementerian Energi Saudi menjelaskan kedua proyek ini adalah pembangunan pembangkit listrik tenaga surya di Provinsi Al-Juf, utara Arab Saudi. Pembangkit ini direncanakan bisa menghasilkan 300 megawatt listrik.

Satunya lagi ialah pembangunan pembangkit listrik tenaga angin berkapasitas produksi 400 megawatt. Lokasinya di Tabuk, barat daya Saudi.

Pemerintah Arab Saudi memperkirakan konsumsi listrik di negara Kabah itu bakal lebih dari 120 gigawatt paling lambat pada 2032.

Selama ini pembangkit listrik di Saudi bertenaga minyak dan gas.

Sebagai bagian dari Visi 2030, pemeribtah menargetkan produksi listrik 9,5 gigawatt dari energi terbarukan paling lambat 2023.

"Ini adalah langkah awal dariprogram panjang dan berkelanjutan untuk pengembangan energi terbarukan di Arab Saudi," kata Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Khalid al-Falih.

Falih bulan lalu bilang target 9,5 gigawatt itu membutuhkan dana antara US$ 30 miliar hingga US$ 50 miliar.

Perusahaan tertarik diberi tenggat sampai 20 Maret untuk menyerahkan dokumen pra-kualifikasi. Peserta lolos seleksi buat ikut tender diumumkan pada 10 April.

Kemudian proposal untuk tender bisa dikirim paling lambat Juli. 

Infrastruktur milik Qatargas, produsen gas alam cair terbesar di dunia milik pemerintah Qatar. (Arabian Oil and Gas)

Qatar akan pasok tiga juta ton LNG per tahun ke Kuwait

Qatar merupakan produsen sekaligus eksportir gas terbesar sejagat.

Ladang gas Tamar di Israel. (LNG World News)

Israel mulai ekspor gas ke Mesir

Sesuai kesepakatan, akan memasok 60 miliar kaki kubik LNG dari Blok Leviathan dan 25 miliar kaki kubik dari ladang Tamar selama 15 tahun.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhamnad bin Zayid an-Nahyan menerima kunjungan Presiden Joko Widodo di Istana Qasr al-Watan di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 12 Januari 2020. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Indonesia gandeng UEA buat bangun ibu kota baru di Kalimantan Timur

Indonesia dan UEA teken perjanjian investasi senilai Rp 312 triliun.

Pantai di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. (labuanbajotour.com)

Qatar akan bangun tiga hotel di Labuan Bajo senilai hampir Rp 7 triliun

Qatar juga mempunyai proyek investasi di kawasan ekonomi khusus Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.   





comments powered by Disqus