bisnis

Saudi Aramco incar Bursa New York untuk IPO

IPO direncanakan dilaksanakan di semester kedua 2018.

21 Februari 2017 13:09

Selain di Bursa Saham Arab Saudi atau Tadawul, perusahaan minyak dan gas raksasa Saudi Aramco mengincar Bursa Saham New York, Amerika Serikat, untuk melaksanakan IPO (penjualan saham perdana), seperti dilansir surat kabar the Wall Street Journal kemarin.

Menurut orang-orang mengetahui detail rencana IPO Aramco, para pejabat Saudi terkait juga mempertimbangkan IPO dilakukan di London (Inggris) dan Toronto (Kanada). Bursa di Singapura, Hong Kong, Tokyo, dan Shanghai juga masuk pembahasan namun kemungkinannya kecil.

IPO Aramco ini merupakan inti dari rencana pemerintah untuk mereformasi ekonomi, dengan memfokuskan pada investasi dan keberagaman sumber devisa negara, serta tidak lagi mengandalkan pendapatan dari minyak dan gas.

Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih bulan lalu bilang IPO Aramco dijadwalkan di semester kedua 2018.

Sejumlah pejabat Saudi menaksir IPO Aramco sebesar lima persen bernilai paling sedikit US$ 2 triliun.

Hingga berita ini dilansir, Aramco belum berkomentar.

Fasilitas milik SABIC, salah satu perusahaan petrokimia terbesar di dunia asal Arab Saudi. (Arab News)

Aramco beli 70 persen saham SABIC seharga Rp 976,9 triliun

Harga per lembar saham SABIC senilai Rp 464 ribu. SABIC merupakan perusahaan petrokimia terbesar keempat di dunia.

Fasilitas milik SABIC, salah satu perusahaan petrokimia terbesar di dunia asal Arab Saudi. (Arab News)

Perusahaan petrokimia terbesar Saudi rugi Rp 3,8 triliun di kuartal pertama 2020

Aramco menyepakati mengakuisisi saham mayoritas SABIC senilai Rp 1.042,5 triliun tahun lalu.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bikin sejarah, Arab Saudi produksi lebih dari 12 juta barel minyak sehari

Dalam rekaman video pendek, Aramco memperlihatkan 18,8 juta barel minyak tengah dimasukkan ke dalam 15 kapal tanker untuk ekspor.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Mulai April, Aramco akan naikkan produksi minyak menjadi 12,3 juta barel sehari

Suplai 12,3 juta barel minyak itu lebih tinggi 300 ribu barel dari kapasitas maksimum Aramco, yakni 12 juta barel saban hari.





comments powered by Disqus