bisnis

Beras asal Arab Saudi termahal sejagat

Harganya bisa 50 riyal atau sekitar Rp 178.500 per kilogram.

27 Februari 2017 14:32

Kota Al-Ahsa di wilayah timur Arab Saudi tersohor dengan beras merah hisawi, merupakan beras termahal di dunia.

Petani di Al-Ahsa bernama Tahir al-Aqar menjelaskan harga satu kilogram beras merah hisawi bisa mencapai 50 riyal atau sekitar Rp 178.500. Tapi dia mengakui kualitas beras merah hisawi mulai terancam karena kelangkaan air.

Dia menjelaskan padi hisawi mesti dibenamkan ke dalam air dan sawah ditanami padi hisawi harus diairi air lima hari dalam sepekan. Kalau kondisi ini terpenuhi, padi hisawi bisa dipanen dalam empat bulan.

"Beras hisawi bagus tumbuh di daerah panas dan memerlukan suhu hingga 48 derajat Celcius," kata Al-Aqar kepada Al-Arabiya. "Jika tidak, ia tidak akan tumbuh sempurna."

Beras merah hisawi kaya akan karbohidrat, protein, dan serat. Mengkonsumsi beras hisawi bisa membantu mengobati radang sendi dan patah tulang.

Beras merah hisawi juga dianjurkan bagi ibu baru melahirkan, buat menggantikan gizi hilang saat proses persalinan.

CEO Bank Hapoalim Dov Ketler bertemu CEO the National Bank of Bahrain Jean Christophe Durand di Ibu Kota Manama, Bahrain, November 2020. (Courtesy)

Dua bank terbesar Israel sepakati kerjasama dengan bank Bahrain

NBB memiliki 29 kantor cabang di Bahrain, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Pesawat Emirates Airline. (Arabian Business)

Tolak layani rute Dubai-Tel Aviv, pilot Emirates Airline ditangguhkan

Emirates membuka rute Dubai-Tel Aviv bulan depan.

Tiga kapal patroli Angkatan Laut Iran menangkap kapal tanker MT Hankook Chemi dari Korea Selatan. (Tasnim News Agency)

Tahan kapal tanker Korea Selatan, Iran tuntut Seoul transfer dana hasil penjualan minyak sebesar Rp 99,6 triliun

Uang hasil penjualan minyak Iran itu dibekukan oleh dua bank di Korea Selatan selama 2,5 tahun.

Anggur Pompeo dari perkebunan anggur Pompeo di permukiman Yahudi Psagot di Tepi Barat, Palestina. (Twitter)

Para pemukim Yahudi di Tepi Barat mulai ekspor produk ke UEA hari ini

Uni Eropa telah menetapkan larangan masuk bagi barang-barang dari permukiman Yahudi di Tepi Barat dan Golan diberi label Bikinan Israel.





comments powered by Disqus