bisnis

Saudi Aramco gelontorkan US$ 7 miliar untuk proyek kilang di Johor

Ini menjadikan Aramco investor tunggal terbesar di Malaysia.

28 Februari 2017 18:45

Saudi Aramco, badan usaha milik negara Arab Saudi di sektor minyak dan gas, hari ini meneken kontrak kerja sama senilai US$ 7 miliar dengan Petroliam Nasional Bhd (Petronas) untuk proyek kilang minyak dan petrokimia di Negara Bagian Johor, selatan Malaysia.

Dalam proyek itu, Aramco menguasai 50 persen saham di perusahaan gabungan dengan Petronas. Badan usaha milik negara Malaysia ini merupakan sponsor proyek Refinery and Petrochemical Integrated Development (RAPID) senilai US$ 27 miliar di Johor.

Kesepakatan dengan Pteronas itu membuat Aramco menjadi investor tunggal terbesar di Malaysia.

Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih bilang perjanjian tersebut akan membantu menambah portofolio Aramco menjelang IPO (penjualan sahan perdana) tahun depan.

Kerja sama Aramco-Petronas ini ditandatangani di sela lawatan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz di Malaysia selama 26 Februari-1 Maret.

"Kesepakatan itu menunjukkan kemauan baik dari raja Saudi sendiri untuk berinvestasi dan memelihara hubungan dengan Malaysia, memajukan kerja sama bilateral," kata Subramanya Bettadapura, analis minyak dan gas di lembaga konsultan Frost & Sullivan, berkantr di Kuala Lumpur.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Saham Aramco dibuka seharga 37 riyal di perdagangan hari ketiga

Aramco sudah menetapkan basis pembagian dividen tahun depan sebesar US$ 75 miliar dan sembilan pertama di tahun ini telah meraup laba US$ 68 miliar.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Harga sahamnya terus meroket, valuasi Aramco sempat tembus US$ 2 triliun

Aramco menjanjikan pembagian dividen untuk para investor paling sedikit US$ 75 miliar per tahun hingga 2024.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Saham Aramco mulai diperdagangkan di Bursa Saudi

Harga saham perusahaan minyak dan gas Saudi itu tadinya 32 riyal per lembar naik menjadi 35,2 riyal hanya dalam beberapa detik setelah mulai diperdagangkan di Tadawul

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Banjir peminat, nilai tawaran atas saham Aramco sudah capai angka Rp 624 triliun

IPO Aramco akan dilakukan pada 11 Desember di Bursa Saham Saudi (Tadawul).





comments powered by Disqus