bisnis

UEA resmikan pabrik percetakan uang pertama

UEA selama ini mencetak mata uang dirham mereka di luar negeri, seperti di Inggris dan Prancis.

12 Maret 2017 16:59

Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab (UEA), kemarin meresmikan pabrik percetakan uang pertama. Pabrik bernama Umulat Security Printing ini berlokasi Khalifa Industrial Zone Abu Dhabi (KIZAD).

UEA selama ini mencetak mata uang dirham mereka di luar negeri, seperti di Inggris dan Prancis.

Dalam peresmian itu, Syekh Muhammad al-Maktum menerima mata uang seribur dirham pertama hasil cetakan Umulat Security Printing.

"Keberhasillan UEA telah menciptakan sebuah contoh unik bagi pembangunan manusia, pembangunan ekonomi berkelanjutan dan beragam, serta memastikan kebahagiaan seluruh anggota masyarakatnya," kata Syekh Muhammad al-maktum dalam sambutannya, seperti dilansir kantor berita WAM.

Di acara tersebut, Gubernur Bank Sentral UEA Mubarak Rasyid al-Mansuri menjelaskan kepada Syekh Muhammad al-Maktum soal teknologi mutakhir dalam pabrik percetakan uang itu, dilengkapi sistem keamanan dan perlindungan nomor wahid.   

Mobil baru berseliweran di Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

55 miliarder berharta Rp 2.346 triliun tinggal di UEA

Di tingkat kota, San Fransisco paling banyak didiami kaum supertajir, disusul New York, Dubai, dan Hong Kong.

Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

Emir Dubai cari satu juta pemuda Arab pembuat kode aplikasi

Inisiatif ini akan berlaku dalam tiga tahap selama dua tahun hingga tersaring seribu pembuat kode aplikasi terbaik, bakal bersaing memperebutkan hadiah US$ 1 juta.

Desain Menara Dubai, calon bangunan tertinggi sejagat telah dimulai pembangunannya pada 10 Oktober 2016. Direncanakan selesai pada 2020. (Al-Arabiya)

Dubai kota favorit kelima di dunia bagi jutawan untuk membeli rumah kedua

Kota Dubai di Uni Emirat Arab saat ini dihuni 2.400 jutawan.

Tiga lelaki memberi makan kucing-kucing hidup-hidup ke anjing dihukum membersihkan Kebun Binatang Dubai empat jam sehari selama tiga bulan. (Facebook/@DXBMediaOffice)

Kasih makan kucing hidup-hidup ke anjing, tiga lelaki dihukum bersihkan Kebun Binatang Dubai tiga bulan

Sanksi diberikan oleh Emir Dubai Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum.





comments powered by Disqus