bisnis

Saudi Aramco raup US$ 3 miliar dari penerbitan sukuk pertamanya

Paling cepat pekan depan Aramco bakal merilis sukuk bermata uang dolar Amerika Serikat.

05 April 2017 22:19

Saudi Aramco berhasil meraup US$ 3 miliar dari penerbitan sukuk pertamanya. Sukuk ini berjangka waktu tujuh tahun.

Sejumlah sumber mengetahui hal itu mengungkapkan penjualan obligasi syariah tersebut merupakan bagian dari program Aramco, badan usaha milik negara Arab Saudi di sektor minyak dan gas, untuk mendapatkan modal investasi 37,5 miliar riyal.

Sumber-sumber sama menyebutkan paling cepat pekan depan Aramco bakal merilis sukuk bermata uang dolar Amerika Serikat.

Aramco mulai mendapat perintah buat menerbitkan surat utang perdananya Senin pekan lalu.

Penerbitan sukuk pertama Aramco tersebut berlangsung di tengah melorotnya harga minyak mentah global sejak pertengahan 2014. Aramco juga berencana melakukan IPO (penjualan saham perdana) di semester kedua 2018.

IPO Aramco ini merupakan inti dari Visi Arab Saudi 2030, di mana negara Kabah itu akan mengurangi ketergantungan devisa dari minyak dan gas.

CEO Saudi Aramco Amin Nasir. (Arab News)

Aramco naikkan produksi minyaknya menjadi 12 juta barel sehari

Permintaan akan minyak di kuartal kedua 2020 diperkirakan sebesar 20-25 juta barel per hari.

Fasilitas milik SABIC, salah satu perusahaan petrokimia terbesar di dunia asal Arab Saudi. (Arab News)

Aramco beli 70 persen saham SABIC seharga Rp 976,9 triliun

Harga per lembar saham SABIC senilai Rp 464 ribu. SABIC merupakan perusahaan petrokimia terbesar keempat di dunia.

Fasilitas milik SABIC, salah satu perusahaan petrokimia terbesar di dunia asal Arab Saudi. (Arab News)

Perusahaan petrokimia terbesar Saudi rugi Rp 3,8 triliun di kuartal pertama 2020

Aramco menyepakati mengakuisisi saham mayoritas SABIC senilai Rp 1.042,5 triliun tahun lalu.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bikin sejarah, Arab Saudi produksi lebih dari 12 juta barel minyak sehari

Dalam rekaman video pendek, Aramco memperlihatkan 18,8 juta barel minyak tengah dimasukkan ke dalam 15 kapal tanker untuk ekspor.





comments powered by Disqus