bisnis

HSBC ditunjuk jadi konsultan buat IPO Aramco

IPO Aramco direncanakan di semester kedua 2018.

24 April 2017 13:25

HSBC Holdings Plc secara resmi telah ditunjuk sebagai penasihat untuk IPO (penjualan saham perdana) Saudi Aramco, perusahaan minyak dan gas raksasa milik pemerintah Arab Saudi.

CEO HSBC Stuart Gulliver hari ini mengumumkan soal penunjukan banknya itu sebagai konsultan buat IPO Aramco dalam rapat umum pemegang saham HSBC di Hong Kong.

Selain HSBC, Aramco juga memilij sejumlah bank terbesar Eropa, termasuk JPMorgan Chase & Co and Morgan Stanley, untuk menjadi konsultan dalam IPO Aramco, diperkirakan bisa meraup dana sekitar US$ 100 miliar.

IPO Aramco merupakan inti dari Visi Arab Saudi 2030, rencana ambisius pemerintah Arab Saudi untuk memberagamkan sumber pendapatan negara selain minyak. IPO Aramco ini direncanakan dilakukan di semester kedua 2018.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Saudi temukan empat ladang minyak dan gas baru

Dari sumur nomor 2 di Ar-Risy, bisa memperoleh 4.452 barel minyak Arab Extra Light dan 3,2 juta kaki kubik gas per hari.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Aramco akan jual surat utang untuk bayar dividen

Aramco mesti membayar dividen US$ 37,5 miliar untuk semester kedua tahun ini.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Laba Aramco di kuartal ketiga anjlok 44,6 persen

Aramco meraup untung Rp 171,5 triliun.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Aramco akan kurangi belanja modal agar bisa bayar dividen dijanjikan

CEO Aramco Amin Nasir Ahad pekan lalu bilang belanja modal perusahaannya tahun ini dalam kisaran US$ 25-30 miliar.





comments powered by Disqus