bisnis

Saudi akan rilis obligasi internasional dan domestik tahun ini

Arab Saudi tahun lalu menerbitkan obligasi internasonal senilai US$ 17,5 miliar tahun lalu dan merilis sukuk US$ 9 miliar bulan lalu.

03 Mei 2017 08:03

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan kemarin bilang pemerintah berencana merilis obligasi internasional dan domestik tahun ini, bergantung pada permintaan dan harga bisa dicapai.

Dalam sebuah konferensi investasi berlangsung di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, Jadaan mengatakan defisit anggaran bakal dibiayai dengan tiga cara, penjualan obligasi internasional, surat utang negara domestik, dan mengambil dari cadangan devisa. Dia menambahkan penutupan defisit dengan menggunakan cadangan devisa merupakan langkah terakhir.

Arab Saudi tahun lalu menerbitkan obligasi internasonal senilai US$ 17,5 miliar tahun lalu dan merilis sukuk US$ 9 miliar bulan lalu.

Riyadh tahun lalu mengentikan obligasi domestik per bulan untuk mengurangi tekanan atas likuiditas di sistem perbankan.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Arab Saudi proyeksikan defisit Rp 699 triliun pada 2020

"Privatisasi adalah prioritas utama pemerintah," ujar Muhammad al-Jadaan.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi proyeksikan defisit Rp 698 triliun pada 2020

IMF pernah memprediksi Saudi bebas dari defisit pada 2023.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (alriyadh.com)

Arab Saudi defisit Rp 125 triliun di kuartal kedua tahun ini

Ketimbang periode serupa tahun lalu, pengeluaran di kuartal kedua tahun ini naik lima persen, dengan 27 persen kenaikan di belanja modal dan 71 persen untuk subsidi.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

IMF prediksi Arab Saudi alami defisit 6,5 persen

IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi negeri Dua Kota Suci itu tahun ini sebesar 1,9 persen.





comments powered by Disqus