bisnis

OPEC sepakati perpanjangan pengurangan produksi minyak hingga Maret 2018

Kesepakatan dengan produsen non-OPEC bakal berakhir bulan depan.

25 Mei 2017 23:30

Sebanyak 13 anggota OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) menyetujui perpanjangan kesepakatan pengurangan produksi hingga Maret 2018. Persetujuan ini dicapai dalam pertemuan OPEC hari ini di Ibu Kota Wina, Austria.

OPEC dan sebelas produsen minyak non-OPEC akhir tahun lalu menyapakati pembatasan produksi sebanyak 1,8 juta barel sehari. Kesepakatan itu berlaku selama Januari sampai Juni tahun ini. Langkah ini mampu mengerek harga minyak mentah global sedikit di atas US$ 50 per barel. Harga emas hitam dunia melorot sejak pertengahan 2014.

Perpanjangan pembatasan produksi tersebut akan dibahas hari ini dengan produsen non-OPEC dipimpin oleh Rusia

Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Minreal Khalid al-Falih bilang perpanjangan pembatasan produksi minyak itu tidak berlaku bagi Nigeria dan Libya. Produksi minyak kedua negara ini terganggu akibat situasi politik dan keamanan tidak stabil.

"Ada saran agar produksi lebih dikurangi lagi," kata Falih sebelum pertemuan OPEC dimulai. "Banyak negara anggota mengisyaratkan fleksibilitas tapi...itu tidak dibutuhkan."

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Arab Saudi akan kurangi lagi produksi minyaknya satu juta barel mulai bulan depan

Mulai bulan depan, produksi minyak Saudi menjadi 7,492 juta barel per hari, jauh di bawah kapasitas produksi lebih dari 12 juta barel saban hari.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Sepuluh negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia

OPEC memproduksi 41 persen dari total produksi minyak dunia. Pada 2018, 13 negara anggota OPEC mengekspor 25 juta barel minyak sehari atau 54 persen dari total ekspor minyak dunia sebesar 46 juta barel per hari.

Kilang milik Saudi Aramco, perusahaan minyak terbesar di dunia kepunyaan Arab Saudi. (saudiaramco.com)

OPEC dan non-OPEC sepakat kurangi produksi minyak 10 juta barel sehari pada Mei dan Juni

Arab Saudi tadinya berencana memproduksi 12,6 juta barel minyak per hari mulai 1 April.

Menteri Energi, Industri dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih saat wawancara khusus dengan stasiun televisi Al-Arabiya, di sela lawatannya ke Cina, 31 Agustus 2016. (Al-Arabiya)

Arab Saudi kurangi produksi minyak 800 ribu barel bulan ini

Bulan depan, produksi dikurangi lagi seratus ribu barel menjadi 7,1 juta barel per hari.





comments powered by Disqus