bisnis

Tempat penukaran uang di Qatar kehabisan dolar Amerika

Akibat dari isolasi terhadap Qatar.

12 Juni 2017 16:49

Tempat-tempat penukaran uang di Qatar kemarin kehabisan dolar Amerika Serikat, sehingga kaum ekspatriat kesulitan mengirim fulus ke keluarga mereka. 

Sekitar 90 persen dari 2,6 juta penduduk Qatar adalah pekerja asing. 

Langkanya dolar Amerika ini lantaran bank-bank luar negeri membatasi hubungan dengan lembaga perbankan di Qatar setelah konflik diplomatik meletup.

Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Mesir, dan Yaman Senin pekan lalu memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Mereka beralasan negara Arab mungil itu menyokong terorisme.

Arab Saudi, UEA, dan Bahrain juga melakukan bloka darat, laut, dan udara atas Qatar. Bersama Mesir, ketiga negara itu juga melansir daftar 59 orang dan 12 lembaga diduga mendanai teroris. 

Bank-bank di Saudi, UEA, Bahrain, dan Mesir juga membatasi hubungan dengan perbankan Qatar.

 

Ibu Kota Doha, Qatar. (Arabian Business)

Qatar tarik US$ 20 miliar dari cadangan devisa buat dana penyangga ekonomi

Moody's bulan lalu menyebutkan Qatar sudah menyuntikkan US$ 38,5 miliar ke dalam perekonomiannya sejak krisis diplomatik meletup.

Ibu Kota Doha, Qatar. (Arabian Business)

Blokade gerus cadangan devisa Qatar US$ 38 miliar

Moody's menyebutkan simpanan asing di bank-bank Qatar sudah ditarik sebesar US$ 30 miliar selama Juni-Juli lalu.

Ibu Kota Doha, Qatar. (english.alarabiya.net)

Fitch turunkan peringkat utang Qatar

Fitch menduga pertumbuhan ekonomi Qatar menurun menjadi dua persen tahun ini dan melorot lagi ke 1,3 persen tahun depan, dibanding 2,2 persen tahun lalu.

Mata uang riyal Qatar. (Doha News)

Bank sentral Saudi bilang tidak ada perintah untuk berhenti bertransaksi dengan riyal Qatar

Arab Saudi bareng UEA, Bahrain, dan Mesir sejak 5 Juni lalu memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

75 ribu ekspatriat kehilangan izin tinggal di Kuwait

Kuwait hanya memperpanjang izin tinggal setahun saja bagi ekspatriat telah berumur di atas 60 tahun dan tidak memiliki gelar sarjana.

13 Agustus 2020

TERSOHOR