bisnis

Raja Salman perintahkan pencairan bantuan langsung tunai

Nilainya 1,66 miliar riyal.

18 Juni 2017 13:57

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Jumat lalu memerintahkan pencairan bantuan langsung tunai senilai 1,660 miliar SAR (riyal Arab Saudi) kepada warga negara membutuhkan. 

Menteri Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial Arab Saudi Ali bin Nasir al-Ghafis menjelaskan bantuan langsung tunai itu diberikan agar warga memerlukan bisa merasakan kebahagiaan saat Idul Fitri.

"Bantuan langsung tunai ini akan berdampak besar bagi pemenuhan kebutuhan dari kelompok warga negara berharga ini," kata Ali al-Ghafis, seperti dilansir Saudi Press Agency.

Pemerintah Arab Saudi tahun ini meluncurkan program bantuan langsung tunai. Kebijakan ini untuk membantu warga kurang mampu akibat kenaikan harga disebabkan pencabutan subsidi. 

Untuk tahap pertama, penerima bantuan langsung tunai berjumlah 2,5 juta, meliputi kaum tua renta, janda, yatim piatu, orang tidak mampu bekerja, dan orang cacat.

Ibu Kota Manama, Bahrain. (Arabian Business)

Bahrain-Israel sepakati rute penerbangan antara kedua negara

Perjanjian pembukaan jalur penerbangan Bahrain-Israel ini dicapai empat hari setelah UEA-Israel juga menandatangani hal serupa. 

Paspor Uni Emirat Arab. (ilustrasi/uae.viclindsay.com)

Warga UEA bisa tinggal di Israel tanpa visa selama 90 hari

Perjanjian bebas visa dengan UEA itu yang pertama dibikin Israel dengan negara Arab.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Parlemen Kuwait sahkan undang-undang buat kurangi jumlah ekspatriat

Undang-undang pengurangan ekspatriat ini akan mengusir sekitar 800 ribu warga India, jumlahnya saat ini 1,45 juta atau 30 persen.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Kampanye boikot oleh Saudi rugikan Turki Rp 292 triliun

Turki juga bakal kehilangan 1,5 juta pelancong Saudi.





comments powered by Disqus