bisnis

Raja Salman perintahkan pencairan bantuan langsung tunai

Nilainya 1,66 miliar riyal.

18 Juni 2017 13:57

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Jumat lalu memerintahkan pencairan bantuan langsung tunai senilai 1,660 miliar SAR (riyal Arab Saudi) kepada warga negara membutuhkan. 

Menteri Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial Arab Saudi Ali bin Nasir al-Ghafis menjelaskan bantuan langsung tunai itu diberikan agar warga memerlukan bisa merasakan kebahagiaan saat Idul Fitri.

"Bantuan langsung tunai ini akan berdampak besar bagi pemenuhan kebutuhan dari kelompok warga negara berharga ini," kata Ali al-Ghafis, seperti dilansir Saudi Press Agency.

Pemerintah Arab Saudi tahun ini meluncurkan program bantuan langsung tunai. Kebijakan ini untuk membantu warga kurang mampu akibat kenaikan harga disebabkan pencabutan subsidi. 

Untuk tahap pertama, penerima bantuan langsung tunai berjumlah 2,5 juta, meliputi kaum tua renta, janda, yatim piatu, orang tidak mampu bekerja, dan orang cacat.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Todays Zaman)

Turki memulai lagi penerbangan kargo dengan Israel

Di hari sama pesawat kargo Israel mendarat di Istanbul, Erdogan mengecam rencana aneksasi wilayah Tepi Barat.

Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Twitter/DXBMediaOffice)

70 persen perusahaan di Dubai terancam tutup gegara dampak Covid-19

Pertumbuhan ekonomi Dubai tahun lalu hanya 1,94 persen, paling rendah sejak krisis keuangan global pada 2008-2009.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Utang Arab Saudi melonjak 1.560 persen sejak Raja Salman berkuasa

Di akhir tahun lalu, utang negara Kabah itu mencapai Rp 2.719 triliun. Padahal sampai 2014, utang Saudi hanya Rp 175 triliun.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi borong saham Boeing, Citigroup, Disney, dan Facebook

PIF telah membeli saham seharga Rp 12,3 triliun di British Petroleum, Rp 10,6 triliun di Boeing, Rp 7,4 triliun di Walt Disney, serta saham senilai Rp 7,8 triliun di Citigroup dan Facebook.





comments powered by Disqus