bisnis

Raja Salman hidupkan lagi tunjangan dan bonus bagi pegawai negeri

Pembayarannya diakumulasi dan berlaku surut.

22 Juni 2017 11:10

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz kemarin memutuskan mengembalikan semua tunjangan dan bonus bagi pegawai negeri ke kebijakan semula.

Pegawai negeri yang tunjangan dan bonusnya dihentikan, dibatalkan, atau dimodifikasi, akan menerima pembayaran secara akumulatif, seperti dilansir Saudi Press Agency.

Keputusan Raja Salman itu bertujuan meringankan kehidupan warga negara setelah sejumlah subsidi dihapus, sebagai bagian dari reformasi ekonomi tengah dilakukan.

Keputusan untuk mengembalikan tunjangan dan bonus pegawai negeri ke angka semula dan berlaku surut itu keluar bersamaan keputusan Raja Salman mengangkat anak kesayangannya, Pangeran Muhammad bin Salman, sebagai Putera Mahkota Arab Saudi.

Raja Salman juga memperpanjang liburan Idul Fitri bagi pegawai negeri menjadi sepuluh hari.

 

 

 

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman. (Saudi Gazette)

Raja Salman tunjuk anaknya jadi menteri energi

Tiga anak Raja Salman sudah masuk kabinet.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arab News)

Raja Salman lanjutkan program bantuan uang tunai bagi warganya

Program itu berlangsung sejak 1 Januari 2018. Tahun ini menghabiskan anggaran US$ 13,3 miliar.

Istana milik Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz di Tangier, Maroko. (Maghreb Daily News)

Puluhan ribu pekerja Binladin Group dikerahkan untuk bangun istana Raja Salman

Pembangunan istana itu selesai 1 Agustus lalu dan sudah digunakan Raja Salman buat liburan musim panas.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Saudi Gazette)

Pegawai negeri dan tentara Saudi dapat hibah seribu riyal buat atasi beban hidup

Raja Salman juga memutuskan memberi bonus lima ribu riyal kepada semua tentara bertugas di perbatasan Yaman.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Saham Aramco mulai diperdagangkan di Bursa Saudi

Harga saham perusahaan minyak dan gas Saudi itu tadinya 32 riyal per lembar naik menjadi 35,2 riyal hanya dalam beberapa detik setelah mulai diperdagangkan di Tadawul

11 Desember 2019

TERSOHOR